Masa Berlaku 1 Tahun, Berapa Biaya Keanggotaan Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI)?

Biaya Keanggotaan Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI)

Profesi akuntan di kini semakin menjanjikan. Terutama karena bidang profesi ini mewadahi seluruh rekan seprofesi lewat organisasi bernama Ikatan Akuntan (IAI). Ada banyak keuntungan atau benefit yang bisa didapat dari menjadi IAI, mulai dari memiliki kesempatan untuk memperluas , hingga berkesempatan memperoleh tarif khusus Pendidikan Berkelanjutan (PPL). Lalu berapa kira-kira keanggotaan IAI?

Berdasarkan di situs IAI Global, pada akhir tahun lalu biaya untuk kategori Anggota Muda dan Anggota Madya dipatok sekitar Rp 125.000. Kartu anggota Ikatan Akuntan Indonesia ini memiliki masa berlaku selama 1 tahun. Syarat atau cara mendaftar menjadi anggota IAI cukup mudah. Untuk Anggota Muda diharuskan melengkapi dokumen berupa Surat Keterangan/Kartu Mahasiswa DIII/DIV/S1 program studi Akuntansi atau pendidikan Akuntansi yang masih berlaku dari Perguruan Tinggi.

Kemudian notifikasi atas approval keanggotaan akan dikirimkan melalui email setelah registrasi keanggotaan mendapatkan approval dari IAI. Pendaftaran keanggotaan bisa dilakukan melalui registrasi online di website iaiglobal.or.id.

Setelah resmi terdaftar menjadi anggota IAI, para akuntan bisa menikmati layanan IAI Knowledge Center yang akan memfasilitasi peningkatan kompetensi anggota secara rutin dan melalui kegiatan Pendidikan Profesional Berkelanjutan (PPL). Di samping itu, anggota IAI juga berhak mendapat download berbagai materi referensi dan Majalah Akuntan Indonesia yang tersedia di website IAI dan IAI Lounge.

Sementara itu, untuk perpanjangan keanggotaan (tanpa perubahan jenis keanggotaan) juga bisa dilakukan melalui iailounge.iaiglobal.or.id. Anggota hanya perlu login dengan menggunakan akun dan password yang pernah diberikan kemudian melakukan pembayaran secara tunai di kantor IAI atau melalui transfer Bank.

Seiring dengan perkembangan teknologi, dunia akuntansi dan digital kini mulai berjalan beriringan dan tak dapat dipisahkan. “Profesi akuntan mengalami perkembangan pesat seiring tingginya tuntutan masyarakat dunia usaha dan perkembangan global. Sebagai profesional di bidang akuntansi, seorang sarjana akuntansi dapat mengembangkan kariernya sebagai pengusaha atau sebagai akuntan profesional, seperti akuntan publik, akuntan intern, akuntan pemerintah, dan akuntan pendidik,” kata Sulasmo Sudarno, pendiri Moco, aplikasi social reading, seperti dilansir Kompas.

Loading...