Lompatan Tertinggi Dolar Amerika dalam Kurun Waktu 4 Tahun Terakhir

New York – Amerika diketahui telah mengalami penguatan terbesar sejak 4 tahun terakhir setelah Bank Nasional Jepang (BoJ) mengejutkan publik dengan program pembelian aset saham Amerika hanya beberapa hari berselang setelah Federal Reserve mengakhiri pembelian dari saham Amerika.

Tindakan BoJ ini membuat para pakar optimis akan penguatan Amerika Serikat sehingga menguat sebanyak 1% .Kebangkitan ekspektasi pertumbuhan perekonomian Amerika Serikat juga turut mengirim indeks saham S & P 500 ke 2.012,36, melampaui rekor level penutupan sebelumnya. Tetapi penguatan dolar ini membebani berbagai seperti dan minyak ke level yang lebih rendah.

“Untuk Bank sentral – seperti BoJ dan Bank Sentral Eropa-, dengan kebijakan moneter pada level mendekati nol, tidak ada Rencana B,” kata Nick Gartside, kepala investasi pendapatan tetap JPMorgan Asset Management. “Tergantung pada evolusi pertumbuhan ekonomi dan inflasi dari sini (Amerika Serikat).” Tambahnya.

Haruhiko Kuroda, Gubernur BoJ, pada Jumat (31/10) menyatakan keberatan dan menentang pendapat dari 4 anggota sesame dewan yang lain, dengan alasan bahwa pajak ekonomi dan minyak yang merosot telah menyebabkan “masa kritis” dalam upaya negara (Jepang) untuk melarikan diri dari .

Pada bulan April lalu, Kuroda sempat mengejutkan pasar dengan mengumumkan rencana untuk membeli aset yang cukup menguras dana untuk memompa basis moneter Jepang pada laju tahunan, yaitu bernilai sekitar 60-70 Trilyun atau setara 539-629 Milyar USD.

kurs-yuandollarInti inflasi harga konsumsi Jepang naik setinggi 1,5% pada bulan April lalu, tetapi merosot ke 1% pada bulan September. Hal ini menyebabkan banyak analis meragukan BoJ dapat mencapai level 2% dari sasaran dalam jangka waktu 2 tahun.

Pada hari ini (2/10) Nilai tukar Dolar Amerika dinyatakan berada pada kurs beli Rp 12.022/USD dan kurs jual Rp 12.142/USD. Sedangkan Yen Jepang berada pada kurs beli Rp109,87/JPY dan kurs jual Rp 111/JPY.

Loading...