Lepas dari Efek Brexit, Rupiah Berharap Dorongan Tax Amnesty

Setelah berhasil lepas dari tekanan , laju penguatan rupiah diharapkan masih terus berlanjut pada Selasa (28/6) ini. Penyelesaian RUU yang diharapkan bisa disahkan disebut bakal menjadi katalis positif bagi Garuda.

Dilaporkan Index, rupiah mengawali perdagangan hari ini dengan dibuka 34 poin atau 0,26% di posisi Rp13.316 per dolar AS. Kemudian, mata uang Garuda kembali terdongkrak 41 poin atau 0,31% ke level Rp13.310 per dolar AS pada pukul 08.07 WIB.

“Selain meredanya dampak Brexit, pelaku kini juga mencoba optimistis seiring akan disahkannya aturan tax amnesty yang diharapkan bisa mengimbangi efek Brexit,” ujar Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada. “RUU tax amnesty diharapkan dapat diputuskan secepatnya dan tidak ada penundaan.”

Senada, Research and Analyst PT Monex Investindo Futures, Faisyal, mengutarakan bahwa katalis positif bagi rupiah salah satunya adalah aturan tax amnesty yang diharapkan dapat disahkan hari ini. “Rupiah hari ini akan bergerak menguat di rentang Rp13.300 hingga Rp13.415 per dolar AS,” kata Faisyal.

Pada perdagangan Senin (27/6) kemarin, rupiah mampu terangkat 40 poin atau 0,30% ke posisi Rp13.351 per dolar AS meski sebelumnya dibuka dengan pelemahan. Faktor yang mengatrol rupiah salah satunya adalah intervensi Bank Indonesia untuk mengimbangi efek Brexit, selain buruknya AS di akhir pekan lalu.

Loading...