Lelang Surat Utang Berhasil, Rupiah Dibuka Naik ke Level Rp 13.340/USD

rupiah - www.hukumonline.comrupiah - www.hukumonline.com

Jakarta rupiah dibuka 7 poin ke angka Rp 13.340 per AS di awal pagi hari ini, Jumat (19/1) setelah sebelumnya berakhir menguat 12 poin atau 0,09 persen ke posisi Rp 13.347 per dolar AS. Sepanjang kemarin, mata uang Garuda diperdagangkan pada rentang angka Rp 13.339 hingga Rp 13.375 per dolar AS.

Indeks dolar AS yang mengukur pergerakan the terpantau melemah terhadap sejumlah mata uang utama. Pada akhir perdagangan Kamis atau Jumat pagi WIB, dolar AS turun 0,03 persen menjadi 90,511. Pelemahan dolar AS ini dipicu karena para pelaku tengah fokus pada terbaru Amerika Serikat.

Departemen AS melaporkan pada pekan yang berakhir 13 Januari 2018, angka pendahuluan untuk klaim awal pengangguran disesuaikan secara musiman mencapai 220.000, turun 41.000 dari tingkat sebelumnya yang tidak direvisi sebesar 261.000. Angka tersebut merupakan tingkat terendah untuk klaim awal sejak 24 Februari 1973 saat menginjak angka 218.000. Rata-rata pergerakan selama 4 minggu adalah 244.500, turun 6.250 dari rata-rata pekan lalu yang tidak direvisi sebesar 250.750.

Sedangkan data perumahan milik swasta Amerika Serikat pada bulan Desember 2017 berada pada tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman sebesar 1.192.000. Angka tersebut 8,2 persen lebih rendah dari perkiraan bulan November revisi 1.299.000 dan 6,0 persen di bawah tingkat Desember 2016 sebesar 1.268.000.

Dari dalam negeri, rupiah berhasil mempertahankan penguatannya hingga pembukaan perdagangan hari ini. Kondisi ekonomi domestik yang cukup dinilai dapat menopang gerak rupiah di pasar spot exchange. “Berita ekonomi dari domestik akhir-akhir ini cukup bagus, jadi rupiah cukup diminati,” ungkap David Sumual, Ekonom PT Bank Sentral Asia, seperti dilansir Kontan.

David menjelaskan, sentimen positif berasal dari posisi utang luar negeri swasta Indonesia yang tumbuh 4,2 persen pada bulan November 2017, melebihi periode yang sama tahun lalu dan tumbuh 1,3 persen dibanding bulan Oktober 2017. Di samping itu, keberhasilan lelang Surat Utang Negara (SUN) juga memberikan suntikan energi pada rupiah. Pada Selasa (16/1) pemerintah mendapatkan dana Rp 25,5 triliun dari total penawaran yang masuk Rp 72,46 triliun.

Loading...