Punya Pulsa Melimpah? Kini Ternyata Ada Layanan Mengubah Pulsa Menjadi Saldo

Mengubah Pulsa Menjadi Saldo

Beberapa orang mungkin merasa kebingungan saat memiliki nominal HP yang cukup besar, namun penggunaan telepon bulanannya tidak terlalu tinggi. Alhasil banyak yang berandai-andai seumpama sebanyak itu bisa diuangkan menjadi di rekening atau bahkan dompet digital, apakah bisa? Apakah mungkin? Nah, untuk menolong masyarakat di tengah kondisi semacam itu, rupanya sejak beberapa waktu belakangan sudah banyak bermunculan layanan mengubah pulsa menjadi saldo atau yang lebih familier dengan sebutan convert pulsa ke uang.

Menurut penelusuran beberapa sumber, setidaknya ada beberapa penyedia jasa convert pulsa jadi uang yang mempunyai reputasi baik berdasarkan review sebagian besar pengguna, mulai dari Medjo Pulsa, Sulap Pulsa, Pulsagame, Sukmaconvert, Viapulsa, Uangkan.com, Rajacenter.id, hingga Junastaconvert. Sebelum mencoba layanan mengubah pulsa menjadi saldo, pastikan penyedia jasa convert pulsa tersebut memang benar-benar terpercaya.

Di sebagian besar jasa convert pulsa biasanya menerapkan rate tukar tertentu untuk setiap . Sebagai , dengan pulsa Telkomsel Rp50.000 dan rate convert yang berlaku sebesar 0,79, maka Anda akan memperoleh saldo sebesar Rp39.500. Besaran rate convert yang berlaku bisa berubah-ubah dan akan berbeda di setiap penyedia jasa. Selain diubah menjadi saldo rekening, saldo tersebut juga bisa diubah jadi saldo OVO, Dana, Go-Pay, hingga voucher game.

Untuk transaksi mengubah pulsa menjadi saldo, pelanggan biasanya akan diminta untuk pulsa ke nomor ponsel tertentu yang diberikan oleh pihak jasa convert. Nantinya sang penyedia jasa akan mentransfer saldo ke akun yang Anda kehendaki, entah itu nomor rekening bank, akun OVO, Dana, Go-Pay, Link Aja, atau dompet digital lainnya.

Salah satu pemilik digital semacam ini, yaitu Benaya Tiarno mengaku berhasil meraup keuntungan antara Rp10 juta sampai Rp20 juta sebulan lewat BStore Pedia tahun 2019 lalu. Ia mengawali ini dengan niat awal membantu para online shop yang bingung saat hendak menukarkan pulsa hasil penjualan.

“Saya mulai menekuni bisnis jual-beli pulsa online ini di usia 19 tahun. Era sekarang ini sudah serba digital, termasuk bisnis pulsa. Bahkan pulsa ini nantinya bisa digunakan untuk alat pembayaran pengganti saldo ATM ataupun e-wallet yang sudah ada. Tentu akan sangat membantu terutama bagi masyarakat yang tidak memiliki ATM agar tetap bisa berbelanja online dengan membayar menggunakan pulsa,” kata Benaya.

Walau keuntungannya cukup besar, Benaya mengatakan bahwa menjalankan bisnis ini juga tak mudah. “Misalnya, belum semua orang mengerti jual-beli pulsa yang familiar disebut convert pulsa ke saldo ATM. Ini kendala utama yang harus dihadapi. Saya sendiri harus terus mengedukasi pelanggan dan promosi kepada teman-teman bahwa pulsa bisa digunakan untuk pembayaran belanja online dengan cara menukarkan pulsa tersebut,” ujarnya.

Loading...