Lanjutkan Tren Positif, Rupiah Naik 0,06% di Awal Selasa

Rupiah - waspada.co.idRupiah - waspada.co.id

JAKARTA – mampu melanjutkan tren positif pada pembukaan Selasa (2/4) pagi. Menurut paparan Index, Garuda mengawali dengan menguat 9 poin atau 0,06% ke level Rp14.220 per AS. Sebelumnya, spot sudah ditutup naik 14 poin atau 0,10% di posisi Rp14.229 per AS pada akhir Senin (1/4) kemarin.

Sementara itu, dari , indeks dolar AS berusaha bangkit pada pagi ini. Mata uang Paman Sam terpantau menguat 0,091 poin atau 0,09% ke level 97,323 pada pukul 08.03 WIB. rebound setelah sebelumnya harus berakhir melemah 0,052 poin atau 0,05% di posisi 97,232 pada perdagangan hari Senin waktu setempat.

“Pada perdagangan kemarin, pergerakan indeks dolar AS terhambat lantaran rilis ekonomi China yang cukup baik, dengan Purchasing Managers Index (PMI) bulan Maret positif di level 50,8,” ujar Direktur Utama PT Garuda Berjangka, Ibrahim, dikutip Kontan. “Di sisi lain, rupiah juga tertolong sentimen internal, terutama dari inflasi terbaru.”

Seperti diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) baru saja mengumumkan bahwa sepanjang bulan Maret 2019, mengalami inflasi sebesar 0,11%. Inflasi sepanjang 2019 sebesar 0,35%, sedangkan inflasi tahunan sebesar 2,48%. “Data inflasi ini masih dalam kisaran target Bank sehingga tidak menjadi beban bagi laju mata uang Garuda,” sambung Ibrahim.

Nyaris senada, analis Monex Investiondo Futures, Faisyal, menuturkan bahwa data inflasi Maret yang dilaporkan kemarin masih sesuai dengan proyeksi. Hal ini pun tidak membebani mata uang Garuda. Namun, ia memprediksi kurs rupiah pada hari ini berpotensi melemah, bergantung pada data penjualan ritel dan PMI manufaktur AS. “Jika datanya bagus, maka rupiah kemungkinan terkoreksi,” kata Faisyal.

Faisyal memprediksi, pada perdagangan hari ini, rupiah cenderung bergerak lebih rendah dengan rentang pergerakan di kisaran Rp14.200 hingga Rp14.300 per dolar AS. Sementara itu, Ibrahim optimistis bahwa mata uang Garuda masih bisa unjuk gigi dengan menguat di kisaran Rp14.196 hingga Rp14.260 per dolar AS.

Loading...