Lakukan Integrasi dengan Bank Lain, Berapa Biaya Pasang Mesin EDC Bank Mandiri?

edc-mandiri

Perkembangan teknologi yang semakin pesat pun sudah dimanfaatkan sektor perbankan untuk meluncurkan produk-produk yang memudahkan nasabah untuk melakukan transaksi, salah satunya dengan electronic data caputure atau . Bahkan, pada tahun 2017, beberapa bank yang tergabung dalam Himbara (Himpunan Bank Milik Negara) akan melakukan integrasi sebanyak 300 ribu EDC.

Dari jumlah tersebut, bakal menyumbang mesin EDC paling banyak, yaitu sekitar 269.340 unit mesin EDC. “Untuk integrasi EDC, Himbara masih menyesuaikan mematangkan model bisnis untuk ke depan,” jelas Direktur Utama , Kartika Wirjoatmodjo.

Selain melakukan integrasi EDC bersama dengan tiga bank BUMN lainnya, Bank Mandiri juga akan menyiapkan mesin EDC khusus untuk program BPNT (bantuan pangan non-tunai). Keterlibatan Bank Mandiri dalam program ini merupakan kelanjutan dari keterlibatan perseroan dalam penyaluran bantuan sosial non-tunai dengan skema Program Keluarga Harapan (PKH).

“Selain untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses program ini, kami juga ingin mengedukasi masyarakat agar terbiasa menabung dan menggunakan uang seperlunya saja ,” sambung Kartika. “Ini agar dapat mendukung upaya pemerintah dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.”

Bank Mandiri sendiri saat ini sudah menyediakan mesin EDC di berbagai merchant. mesin EDC ini bisa digunakan untuk melakukan transaksi bagi para nasabah Kartu Mandiri maupun Mandiri Debit secara elektronik melalui jaringan visa internasional dan Bank Mandiri.

Bagi para merchant yang ingin memasang mesin EDC dari Bank Mandiri, harus memenuhi beberapa persyaratan, seperti mengisi form merchant application, melengkapi dokumen sesuai jenis usaha merchant, memiliki rekening giro atau tabungan di Bank Mandiri, dan memiliki infrastruktur jaringan telepon. Jika tidak memiliki jaringan telepon, maka bisa menggunakan mesin EDC Bank Mandiri GPRS dengan mulai Rp50 ribu per bulan.

Loading...