Lakukan Integrasi, Biaya Transfer Antar-Bank via ATM Kini Mulai Rp4 Ribuan

Biaya Transfer Antar Bank

JAKARTA – Berbagai inovasi terus dilakukan perbankan guna memberikan kemudahan bagi para untuk melakukan , salah satunya dengan melakukan integrasi jaringan mesin . Dengan melakukan integrasi ini, dapat melakukan transaksi dengan atau yang lebih murah, termasuk uang antar-.

Empat bank BUMN yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) misalnya, saat ini telah memperoleh izin operasional untuk mesin ATM. Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BTN sudah menggabungkan 10.000 unit ATM Himbara hingga pertengahan 2016 dan menargetkan mampu menambah sekitar 10.000 hingga 20.000 unit mesin ATM lagi pada akhir tahun ini.

“Kami menargetkan dapat menggabungkan kembali 10.000 hingga 20.000 unit ATM antar-bank BUMN di tahun 2017,” jelas Direktur Digital Banking and Technology PT Bank Mandiri Tbk, Rico Usthavia Frans. “Dengan penggabungan mesin ATM ini, maka biaya operasional setiap bank dapat dipangkas.”

Pasca konsolidasi, tarif transfer melalui ATM Link antar-bank BUMN disepakati sebesar Rp4.000 per transaksi. Sementara, biaya transfer antar-bank ke non-bank BUMN sebesar Rp6.500 per transaksi. Adapun transaksi tarik tunai dan cek saldo, tidak dikenakan biaya kepada nasabah alias gratis. Ke depan, bank-bank BUMN berencana melakukan penurunan biaya tarif setelah penghematan biaya operasional sudah terealisasi.

Selain bank-bank yang tergabung dalam Himbara, berikut biaya transfer antar-bank dari beberapa bank lainnya di Indonesia melalui ATM.

BankBiaya Transfer Antar-Bank
ATM BCA: Rp6.500
ATM Prima: Rp6.500
ATM Standard Chartered: Rp7.500
ATM Bersama: Rp7.500
CIMB NiagaATM Bersama & ATM Prima: Rp6.500
Loading...