Kesepakatan Dagang AS-China Makin Dekat, Rupiah Menguat di Awal Dagang

Rupiah - mediaindonesia.comRupiah - mediaindonesia.com

rupiah mengawali pagi hari ini, Jumat (3/1), dengan penguatan sebesar 8 poin atau 0,06 persen ke level Rp13.885 per AS. Sebelumnya, Kamis (2/1), kurs Garuda berakhir terdepresiasi 27 poin atau 0,20 persen ke posisi Rp13.893 per USD.

Pada perdagangan kemarin rupiah sempat melemah lantaran terimbas oleh aksi profit taking. Terlebih karena rupiah telah menguat selama 2 pekan belakangan. “Investor merealisasikan keuntungan dulu, sambil melihat kondisi pasar selanjutnya,” kata Analis PT Monex Investindo Futures Ahmad Yudiawan, seperti dilansir Kontan.

Akan tetapi, pelemahan rupiah secara teknikal tersebut diperkirakan tak berlangsung lama. Pasalnya, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan inflasi sepanjang tahun 2019 ada di angka 2,72 persen secara tahunan. Angka tersebut merupakan level di bawah 3 persen pertama sejak 2012. Sedangkan laju inflasi inti berada di level 3,02 persen, sedikit melambat dari tahun sebelumnya berada di angka 3,07 persen.

Di sisi lain, Ahmad Mikail Zaini Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia menambahkan bahwa inflasi yang tetap terjaga dapat membuat harga meningkat karena investor asing yang semakin tertarik untuk masuk ke pasar . Dengan demikian, rupiah diprediksi dapat menguat walaupun cenderung terbatas.

Yudiawan juga mengatakan bahwa eksternal seperti Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang akan menandatangani kesepakatan dagang fase satu dengan Presiden Xi Jinping pada tanggal 15 Januari 2019 mendatang juga berpotensi mengerek laju rupiah terhadap dolar AS.

Di samping itu, bank sentral China juga sudah memangkas uang tunai yang harus dimiliki oleh bank sebagai cadangan, melepaskan sekitar 800 miliar yuan atau setara dengan USD114,91 miliar untuk menopang perekonomian di tersebut.

Mikail memprediksi rupiah hari ini akan menguat pada rentang Rp13.850 per dolar AS hingga Rp13.860 per dolar AS. Sedangkan Yudiawan memperkirakan rupiah akan bergerak pada kisaran Rp13.850 per dolar AS hingga Rp13.925 per dolar AS.

Loading...