Rebound, Kurs Rupiah Merangkak Naik 20 Poin pada Jumat Pagi

Rupiah - globalaktual.comRupiah - globalaktual.com

Jakarta dibuka menguat sebesar 20 poin atau 0,14 persen ke posisi Rp14.420 per di awal pagi hari ini, Jumat (25/6). Kemarin, Kamis (24/6), kurs Garuda berakhir terdepresiasi 7,5 poin atau 0,05 persen ke level Rp14.440 per USD.

Indeks AS yang mengukur pergerakan the Greenback terhadap sekeranjang mata uang utama terpantau menguat tipis. Pada akhir perdagangan Kamis atau Jumat pagi WIB, indeks AS naik 0,02 persen jadi 91,8147 lantaran pelaku pasar tengah mencerna data terbaru Amerika Serikat.

Pergerakan pasar tersebut terjadi setelah Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengungkapkan bahwa ia sudah mencapai kesepakatan dengan sekelompok senator bipartisan terkait rencana infrastruktur sekitar USD1,2 triliun. Rencana itu diharapkan dapat memberi dampak yang positif terhadap ekonomi AS di masa yang akan datang.

Sementara itu, Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan klaim pengangguran awal AS, cara kasar untuk mengukur PHK, turun jadi 411 ribu pada pekan yang berakhir 19 Juni 2021, menyusul level revisi naik 418 ribu pada pekan sebelumnya. Angka itu cukup mengecewakan bagi pasar karena para ekonom yang disurvei Dow Jones memprediksi penurunan sebesar 380 ribu.

Di sisi lain, bursa saham AS bertengger di zona hijau pada akhir perdagangan Kamis atau Jumat pagi WIB, karena didukung oleh kenaikan solid di sektor . Sejauh ini pemerintah AS terus memacu pemulihan ekonomi, salah satunya dengan menggenjot program vaksinasi -19.

Dari dalam negeri, menurut Kepala ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual, pelemahan rupiah pada perdagangan kemarin disebabkan oleh sejumlah sentimen eksternal, seperti Inggris yang berencana untuk menaikkan acuan pada tahun 2022 depan. Di samping itu, sentimen dari dalam negeri yang memengaruhi gerak rupiah adalah lonjakan kasus Covid-19 yang bahkan memecahkan rekor harian. Faktor lain seperti IHSG yang melemah dan pengetatan aktivitas sosial juga turut membebani rupiah.

Sedangkan untuk perdagangan hari ini, David menilai perhatian pasar masih tertuju pada kenaikan kasus Covid-19. “Untuk Jumat, bisa saja teknikal, karena sudah dua kali berturut-turut melemah, bisa saja secara teknikal rebound menguat. Tergantung berita di eksternal,” terang David, seperti dikutip Kontan.

Loading...