Kurs Euro Menguat terhadap Rupiah

Bulan lalu (18/8), Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengatakan bahwa analisa kurs BI pada saat itu, Euro terpantau bergerak naik, menguat sekitar 0.15 % terhadap pada valuta asing. Pada saat itu, data BI menunjukkan bahwa kurs jual Euro berada pada kisaran Rp. 15725.56/EUR dan kurs belinya sekitar Rp. 15569.01/EUR.

Walaupun demikian, Euro masih menerima respon positif dari para investor dalam menghadapi Rupiah. mengumumkan mengemukakan bahwa internasional kawasan Euro masih tercatat surplus, meskipun jumlahnya lebih rendah dari periode yang sebelumnya. Hal itu ditunjukkan dengan adanya laporan surplus pada indikator Trade Balance fundamental sebesar 13,8 M, jumlah ini lebih rendah dari periode sebelumnya yaitu sekitar 15,2 M. Hal ini sedikit meleset dari estimasi para pakar ekonom yang memperkirakan surplus sekitar 14,9 M.

Pada hari ini , (11/9) Euro terpantau menguat mengungguli Rupiah. Vibiz Consulting yang menunjuk seorang analis mengatakan bahwa pada analisa kurs , Euro terpantau bergerak naik dan mendesak posisi Rupiah pada angka 23% pada perdagangan valas hari ini.Data terbaru kurs menunjukkan bahwa kurs jual Euro berada pada kisaran Rp. 15349.99/EUR dan kurs beli Euro berada pada angka Rp. 15196.47/EUR.

Respon positif terhadap mata uang Euro semakin nampak meningkat setelah INSEE melaporkan bahwa terdapat sinyal positif yang baik pada iklim Perancis. Indikator konsumen dinyatakan menunjukkan peningkatan kinerja yang positif.

Chart kurs Euro-Rupiah Bank Indonesia

Chart -Rupiah Bank Indonesia

Perkembangan tersebut ditunjukkan dengan adanya peningkatan pada indikator ekonomi Prancis, yaitu French CPI m/m yang tercatat berada di angka 0,4% , membaik 0,1% dari angka pada periode sebelumnya 0,3%. Informasi tersebut menunjukkan performa baik yang sama bagusnya dengan estimasi sejumlah pakar ekonomi dunia, yang sebelumnya memperkirakan akan naik ke angka 0.4%. Kurs Euro terlihat bergerak naik merespon perkembangan positif tersebut.

Loading...