Kurs Asia Keok Lawan Dolar, Rupiah Berakhir Melemah 9 Poin

rupiah melemah

harus menutup awal pekan (13/11) ini di zona merah seiring dengan pergerakan mayoritas Asia yang tidak berdaya melawan . Menurut data Index pukul 15.59 WIB, Garuda mengakhiri hari ini dengan pelemahan sebesar 9 poin atau 0,07% ke level Rp13.552 per dolar AS.

Sebelumnya, rupiah sudah ditutup melemah 27 poin atau 0,20% di posisi Rp13.543 per dolar AS pada akhir perdagangan Jumat (10/11) pekan lalu. Kemudian, tren negatif mata uang NKRI berlanjut pagi tadi setelah dibuka terdepresiasi 64 poin atau 0,47% ke level Rp13.607 per dolar AS. Sepanjang transaksi hari ini, spot bergulir di kisaran Rp13.543 hingga Rp13.613 per dolar AS.

Dari global, indeks dolar AS terpantau bergerak menguat terhadap sejumlah mata uang utama dunia seiring kinerja pound sterling yang merosot. Nilai tukar pound sterling merosot menyusul sebuah laporan yang menyebutkan bahwa sebanyak 40 anggota parlemen Konservatif telah sepakat untuk menandatangani surat yang menyatakan ketidakpercayaan terhadap PM May.

Fokus para investor pekan ini juga tertuju pada berlanjutnya pembicaraan mengenai undang-undang perpajakan di Kongres AS. Hanya ada sedikit tanda kompromi, dengan kepala komite perumusan parlemen menentang proposal dari anggota Senat Partai Republik yang akan menaikkan untuk warga kelas menengah di Paman Sam.

“Semua mata tertuju pada apa yang akan dilakukan Senat dan Dewan Perwakilan Rakyat atas RUU pajak mereka,” ujar kepala analis Mizuho Securities, Nobuhiko Kuramochi, seperti dilansir Reuters. “Perdebatan tersebut memang sama sekali tidak mengejutkan, tetapi ini adalah momen yang menanjak untuk pasar global.”

Sementara itu, siang tadi menetapkan tengah berada di posisi Rp13.555 per dolar AS, turun 41 poin atau 0,30% dari perdagangan sebelumnya di level Rp13.514 per dolar AS. Di saat yang bersamaan, mayoritas mata uang Asia tidak berdaya versus greenback, dengan pelemahan terdalam sebesar 0,33% dialami won Korea Selatan, disusul rupee India yang anjlok 0,19%.

Loading...