Jumat Sore, Rupiah Merah Usai Klaim Pengangguran AS Turun

Rupiah - beritakompas.comRupiah - beritakompas.com

Rupiah gagal mengatrol posisi ke area hijau pada perdagangan Jumat (14/8) sore, ketika klaim tunjangan pengangguran di AS dilaporkan turun di bawah angka 1 juta untuk pertama kalinya sejak pandemi -19. Menurut paparan Index pada pukul 14.58 WIB, mata uang Garuda melemah 20 poin atau 0,14% ke level Rp14.795 per dolar AS.

Sementara itu, data yang diterbitkan siang tadi menetapkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) berada di posisi Rp14.917 per dolar AS, terdepresiasi 40 poin atau 0,27% dari perdagangan sebelumnya di level Rp14.877 per dolar AS. Di saat yang bersamaan, sejumlah mata uang Asia tidak mampu mengungguli , dengan pelemahan terdalam sebesar 0,2% dialami rupiah.

“Rupiah sebetulnya punya berpotensi menguat seperti IHSG karena likuiditas global cukup berlimpah. Adanya harapan penemuan vaksin bisa menjadi sentimen positif masuknya dana asing,” ujar Direktur Riset Center of Reform on Economics (Core) Indonesia, Pieter Abdullah Redjalam, disalin dari . “Namun, penguatan tidak terjadi, justru rupiah melemah.”

Dari global, indeks dolar AS sebenarnya terpantau bergerak lebih rendah pada hari Jumat, ketika rilis data tenaga kerja AS berada di atas ekspektasi serta permintaan global yang lebih kuat untuk aset safe haven di tengah kekhawatiran tentang pemulihan . Mata uang Paman Sam terpantau melemah 0,116 poin atau 0,12% ke level 93,219 pada pukul 11.37 WIB.

Seperti diberitakan Reuters, data terbaru yang dirilis semalam waktu setempat menunjukkan jumlah aplikasi mingguan untuk tunjangan pengangguran di Amerika Serikat turun di bawah satu juta untuk pertama kalinya sejak dimulainya pandemi, dengan 963.000 klaim datang di bawah ekspektasi 1,1 juta. Namun, dukungan untuk greenback hanya berumur pendek, karena sekitar 30 juta orang di tersebut kehilangan pekerjaan dan paket bantuan untuk menjaga agar stimulus tetap mengalir dalam perekonomian telah terhenti di Kongres.

Klaim tunjangan pengangguran telah mencapai total di atas 1 juta selama 20 pekan beruntun karena AS yang mengalami lockdown dalam upaya membendung penyebaran virus corona. Sementara itu, pasar membaca jumlah klaim di bawah 1 juta adalah sebuah pencapaian. Meski demikian, masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan agar pasar tenaga kerja kembali normal.

Loading...