Kisah Sukses Amazon Berbisnis Pakaian Dalam

Bukan menjadi rahasia lagi apabila kaum milenial lebih nyaman berbelanja dari rumah dan memilih situs sebagai tempat belanja mereka. Tahun lalu, perusahaan tersebut telah meraup keuntungan belanja online sebesar 17% dari rata-rata umur 18-34 tahun. Sebagian besar lain berbelanja Nordstorm, Victoria Secret dan J.Crew.

Dari kegiatan berbelanja online, Amazon berhasil meraih penjualan tertinggi. Apabila diurutkan, peringkat pertama diduduki oleh Amazon, Nordstorm, Old Navy, J.Crew, Victoria Secret, Macy’s, GAP, Stitch Fix, asos, Banana Republic.

Business Insider telah melaporkan bahwa perusahaan tersebut telah meraih kesuksesan berkat penjualan pakaian dalam. Hal ini ditunjukkan dengan penjualan Amazon yang melampaui penjualan di Macy, sebuah perusahaan gerai pakaian terbesar.

Temuan tersebut berasal dari perusahaan riset, Slice Intelligence yang mendapatkan data dari penerimaan digital dari pembeli online yang memilih ke panel risetnya. Slice mencakup segala hal mulai dari pakaian dalam sampai pakaian bayi, selain alas kaki.

Walaupun sudah berada di garis terdepan, Amazon tampaknya ingin memperluas jangkauan usahanya. Perusahaan tersebut memperkenalkan beberapa merek pakaian dibawah label seperti Lark & Ro, dan termasuk dalam merek mereka sendiri untuk pakaian atlet, Recode.

Hasil serupa juga dilakukan oleh sebuah perusahaan konsultan di bidang yang melacak penjualan Amazon pada tahun 2016, menemukan bahwa pakaian dalam pria dan termasuk ke dalam area pertumbuhan penjualan terbesar.

“Aktivitas yang dilakukan oleh wanita seperti belanja online, memikat demografis kaum laki-laki. Sangat mudah melihat bagaimana belanja tanpa kerumitan di Amazon menarik orang untuk menghindari toko pakaian. Kami melihat tren yang sama dengan pakaian dalam wanita.” jelas One Click Retail.

Pakaian dalam pria dan wanita menyumbang dua dari lima kategori pakaian terlaris Amazon di tahun lalu dengan total penjualan $415juta. Barang lain yang termasuk adalah pakaian kerja pria, celana denim wanita dan celana dalam pria. Kaus kaki juga merupakan barang yang .

Kategori penjualan teratas adalah bawahan pria ($375juta) termasuk celana dan celana pendek. Kemudian, pakaian dalam wanita ($250juta), pakaian kerja pria ($225juta), denim wanita ($170juta), dan pakaian dalam pria ($165juta). Kaos kaki merupakan barang best seller berikutnya.

Dikarenakan penjualannya yang terbilang tinggi tersebut menjadikan Bos Amazon, Jeff Bezos terdaftar menjadi orang kaya kedua di dunia. Bezos mampu menyalip investor Warren Buffet dan miliarder asal Spanyol, Amancio Ortega. Pada penutupan perdagangan kamis lalu, kekayaan Jeff Bezos hingga mencapai US$ 75,3 miliar atau sekitar Rp 1.003 triliun (asumsi kurs Rp 13.323 per Serikat).

Saham Amazon naik 67% dalam setahun juga didorong karena suksesnya unit usaha Amazon Web Series yaitu unit cloud computing. Amazon kini sudah memiliki beberapa web ritel di beberapa negara seperti Amerika Serikat, , Britania Raya, Perancis, , Italia, Spanyol, Jepang dan Cina.

Loading...