Kenaikan Suku Bunga Federal Reserve Tak Sesuai Ekspektasi

kipas-dollarrupiah hari ini (24/3) dibuka kembali, dan kini berhasil membalikkan posisi di bawah Rp 13.000 perDolarnya. Tercatat Rupiah naik sebanyak 46,5 basis poin ke posisinya di level Rp 12.975 per Dolar . Rupiah menguat seiring juga menguatnya (Indeks Harga Saham Gabungan). tercatat naik 8,03 basis poin atau sebesar 0,15% di level 5.445,13.

Spekulasi akan kenaikan Bank merupakan faktor paling dominan yang justru melemahkan pergerakan . Pakar Ekonomi Samuel Sekuritas , Rangga Cipta, mengatakan bahwa fokus investor mulai berpindah sejak Federal reserve menunjukkan hasil survei internal yang menyebut bahwa suku bunga acuan hanya akan naik sebesar 0,625%; lebih rendah dari prediksi awal yaitu sebesar 1,125%. Pernyataan Janet Yellen, Gubenur Federal Reserve yang mengatakan bahwa laju masih jauh dari target 2% membuat mayoritas investor semakin yakin bahwa kenaikan suku bunga tidak akan berjalan sesuai harapan. Di sisi lain, harga minyak bumi yang terus merosot membuat Dolar sebagai opsi investasi yang terhitung aman. Harga minyak mentah berhenti pada level 45,45 Dolar perbarelnya.

Pada kesimpulannya, Rupiah diperkirakan akan bergerak naik-turun pada hari ini. Rasio Indonesia dengan produk domestik bruto hanya sebesar 13%, masih jauh dari batas aman.

Loading...