Kemasan Telur Asin yang Unik, Tingkatkan Omzet Penjualan Hingga Dijadikan Media Promosi Kepolisian

Media promosi tertib lalu lintas meningkatkan penjualan telur asin - regional.liputan6.com

Sebagai pelaku , baik kecil, menengah maupun atas dalam memproduksi suatu diperlukan . tersebut merujuk pada selera , seperti aneka produk olahan pangan harus mampu melakukan inovasi produk, sehingga mampu meningkatkan jual.

Inovasi dalam kemasan juga sangat mendongkrak nilai jual. Seperti yang ditegaskan oleh Drs. I Wayan Gatra, M.Si, Kepala Dinas Perindustrian dan Denpasar yang kala itu membuka Pelatihan Pangan di Denpasar, Bali.

”Sementara ini kelompok mampu membuat telur asin menggunakan sentuhan inovasi dalam akhir proses dengan pengasapan, sedangkan sekarang akan diberikan pelatihan tambahan, seperti membuat aneka rasa telur asin, tambahan olahan menggunakan ekstrak air teh supaya kuning telur tidak bergeser dan lainnya,’’ tutur Wayan.

Ia kembali menuturkan bahwa kreativitas para IKM sangat ditantang demi kemajuan usaha yang ditekuni. Seperti pada pengolahan pangan telur asin, selain dalam mengolah telur menjadi lebih menarik tanpa mengurangi kandungan gizi yang ada. Kemudian mampu menambah nilai jual dengan kreativitas menciptakan aneka rasa hingga inovasi kemasannya.

Inovasi kemasan ini tidak hanya mampu meningkatkan harga jual juga diyakini menjadi salah satu tanda pengenal atas suatu produk. Masyarakat akan dapat dengan mudah mengenal produk yang memiliki kemasan yang unik.

Selain itu, kemasan unik pada produk telur asin juga sempat digunakan para satuan polisi di Brebes, dalam rangka mengajak warganya menaati tata tertib keselamatan berlalu lintas di jalan raya. Kapolres Brebes AKBP Luthfie Sulistiawan dan pemilik perusahaan telur asin Yes dan Cah Angon menandatangani sebuah kerja sama yang disebut sebagai Kotak Brebes.

“Diharapkan bagi setiap pembeli, setelah membaca tulisan imbauan itu akan lebih berhati-hati dan menaati tata tertib berlalu lintas. Juga untuk mengurangi angka kecelakaan lalu lintas di jalan raya,” jelas Lutfi.

Sementara itu, pengusaha telur asin “Yes”, Yenda mengatakan sangat mendukung program “Kotak Brebes” lantaran dapat saling membantu meminimalisir kejadian kecelakaan lalu lintas di jalan raya. Ia menuturkan semoga dengan adanya program kerjasama ini, ke depan hubungan kerjasama antar pengusaha lancar dan saling menguntungkan satu sama lain

Selain di Denpasar, kesuksesan yang diperoleh dengan menjalankan usaha telur asin ini juga dirasakan oleh salah satu di Wonogiri, Jawa Tengah. Dengan kegigihannya menekuni bisnis ini, mereka mampu menghasilkan uang jutaan rupiah per bulan hanya dengan beternak dua ratus ekor .

Arbak Royan mengaku memperoleh pendapatan tak kurang dari Rp10 juta perbulan dengan menggeluti bisnis penjualan telur asin. Prospektif usaha telur asin ini pun menarik minat para ibu PKK di desa setempat dengan mendatangi rumah Arbak Royan untuk belajar membuat telur asin. “Sentra usaha telur asin ini, mendapat pendampingan dari program keluarga harapan (PKH) yang dicanangkan Kementerian Sosial,” jelas Arbak.

Loading...