Keluarga Berpengaruh di Balik Kepemimpinan Xi Jinping

Xi Jinping

Guangzhou – Pertanyaan mengenai siapa penerus Xi Jinping untuk memimpin kembali mencuat belakangan ini. Sebagian orang berpendapat Xi akan kembali memimpin untuk periode berikutnya, namun ada pula yang beranggapan bahwa akan ada baru yang akan menakhodai China.

Sebagai tokoh yang berpengaruh di China, Xi Jinping memiliki ikatan yang kuat dengan Provinsi Guangdong yang merupakan zona ekonomi terbesar di China. Hubungan tersebut mencakup hubungan dengan Guangdong yang legendaris, yakni Ye.

Bermula dari Ye Jianying, keluarga Ye dikenal sebagai keluarga yang sangat berpengaruh dan telah lama mengendalikan ekonomi, , dan militer di Provinsi Guangdong. Bahkan tahun 2016 Guangdong menjadi penyumbang produk domestik bruto (PDB) teratas bagi China untuk 28 tahun berturut-turut.

Di bawah beberapa pemimpin, seperti mantan Jiang Zemin, berusaha melemahkan kekuatan keluarga Ye. “ pusat telah berkali-kali mencoba mengusik urusan personel Guangdong dan memenangkan provinsi tersebut. Namun justru mendapat perlawanan dari keluarga Ye,” ujar salah satu sumber dari Komunis, seperti dilansir Nikkei.

Xi Jinping sendiri memiliki hubungan yang lekat dengan keluarga Ye sebab mendiang ayahnya sekaligus mantan wakil perdana menteri China, Xi Zhongxun merupakan rekan terdekat dari keluarga Ye. Pasalnya Ye Jianying dan Xi Zhongxun adalah kawan lama. Berkat uluran bantuan dari Ye, Xi Zhongxun menjadi sekretaris provinsi pertama di Guangdong dan ditugaskan sebagai gubernur.

Saat membahas tentang Ye, seseorang juga harus mempertimbangkan asal-usulnya sebagai seorang Hakka, yakni orang Cina Han yang berbicara dengan Bahasa Hakka. Hakka sendiri merupakan kelompok tertutup yang telah menjangkau dunia berkat beberapa juta orang yang tinggal di luar negeri. Dari kelompok ini banyak dihasilkan sejumlah tokoh terkenal, mulai dari pemimpin revolusi China 1911 Sun Yat-sen, hingga pendiri sekaligus mantan perdana menteri Singapura, Lee Kuan Yew.

Meski Ye dan Xi Zhongxun telah meninggal, hubungan antara keluarga Ye dan Xi terus berlanjut. Putra kedua Ye, Ye Xuanning dikabarkan memainkan peran penting di balik layar untuk membantu Xi Jinping menjadi presiden China. Setelah dilantik pada musik semi 2013, Xi Jinping banyak memperoleh bantuan dari Ye Xuanning untuk mendukung kampanye anti korupsi yang digagas Xi Jinping.

Pada musim gugur tahun ini, Politburo Standing Committee, badan pembuat keputusan partai yang dipimpin oleh presiden akan melakukan dari komite pada kongres nasional berikutnya. Kemungkinan hubungan Xi-Ye akan mempengaruhi agenda tersebut.

Ada beberapa calon kandidat yang dianggap paling menonjol, misalnya saja sekretaris partai di Guangdong Hun Chunhua, Wang Qishan yang merupakan tangan kanan Xi dan juga seorang pangeran, Ketua Komite Tetap Kongres Rakyat Nasional Zhang Dejiang, dan Wakil Perdana Menteri Dan Zhang Gaoli.

Pemain politik utama lainnya dianggap sengaja meninggalkan Beijing untuk Guangdong, dan di bawah perlindungan keluarga Ye mereka menggunakan provinsi tersebut sebagai batu loncatan untuk kembali berkuasa di Beijing. Kongres partai musim gugur ini juga diharapkan membawa kejelasan terkait siapa yang akan memimpin China di masa depan.

Loading...