Jumat Sore, Rupiah Positif Jelang Rilis Nonfarm Payroll AS

Rupiah - www.harnas.coRupiah - www.harnas.co

JAKARTA – tetap melaju di zona hijau pada Jumat (1/2) sore, meski indeks AS juga bergerak menjelang pengumuman nonfarm payroll AS bulan Januari 2019. Menurut paparan Index pada pukul 15.50 WIB, Garuda menguat 18 poin atau 0,13% menuju level Rp13.955 per dolar AS.

Sementara itu, Bank Indonesia siang tadi menetapkan kurs tengah berada di posisi Rp13.978 per dolar AS, menguat 94 poin atau 0,67% dari perdagangan sebelumnya di level Rp14.072 per dolar AS. Di saat yang bersamaan, mayoritas mata uang justru cenderung melemah versus greenback, dengan depresiasi terdalam sebesar 0,52% dialami won Korea Selatan.

Dari pasar global, indeks dolar AS memang bergerak lebih tinggi pada akhir pekan, jelang pengumuman laporan nonfarm payroll AS bulan Januari yang akan dirilis hari ini waktu setempat. Mata uang Paman Sam terpantau menguat 0,072 poin atau 0,08% menuju level 95,650 pada pukul 12.5 WIB, setelah kemarin (31/1) sudah berakhir rebound 0,238 poin atau 0,25%.

Seperti dilansir Reuters, pada hari Rabu (30/1) waktu setempat, The Fed mempertahankan acuan dalam rapat kebijakan, seperti yang diperkirakan, tetapi mengabaikan janji ‘kenaikan bertahap lebih lanjut’ dalam , dan mengatakan akan lebih sabar sebelum membuat langkah lebih lanjut. Hal tersebut sempat membuat indeks dolar AS tertekan karena memburu aset berisiko.

“Saya berharap dolar Australia dan dolar AS kiwi terus naik versus greenback dalam beberapa minggu mendatang di belakang pernyataan The Fed yang lebih dovish,” kata ahli strategi mata uang di Bank of Singapore, Sim Moh Siong. “Dolar As diperkirakan akan tetap lemah terhadap yen mengingat Federal Reserve yang dovish, tetapi kita bisa mengharapkan pergerakan yang lebih besar ke bawah jika ada pengembalian sentimen risk-off.”

Sentimen risiko yang lebih luas juga didukung setelah Presiden AS, Donald Trump, mengatakan pada hari Kamis bahwa ia akan bertemu dengan Presiden Cina, Xi Jinping, dengan segera untuk mencoba dan menyegel kesepakatan perdagangan yang komprehensif. Sebelumnya, delegasi AS melaporkan ‘kemajuan substansial’ dalam dua hari pembicaraan tingkat tinggi kedua .

Saat ini, fokus pasar tertuju pada laporan nonfarm payroll AS bulan Januari 2019, yang diperkirakan akan menambahkan 166.000 pekerjaan baru. Itu adalah perkirakan yang cukup solid, meskipun masih lebih rendah dari capaian bulan Desember 2018 yang menembus angka 312.000 pekerjaan. Laporan ketenagakerjaan ADP yang melihat 213.000 pekerjaan pada Januari mengindikasikan kejutan pada data NFP pada akhir pekan ini.

Loading...