Jumat Sore, Rupiah Berakhir Drop Mepet Level Rp15.000

Rupiah - bisnis.tempo.coRupiah - bisnis.tempo.co

JAKARTA – Rupiah harus terpuruk di teritori merah pada Jumat (11/9) sore ketika rencana PSBB total di DKI Jakarta membuat pesimistis dengan prospek pertumbuhan ekonomi dalam negeri. Menurut laporan Index pada pukul 14.58 WIB, Garuda berakhir melemah 35 poin atau 0,24% ke level Rp14.890 per AS.

Sementara itu, data yang dirilis Bank Indonesia pagi tadi menetapkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) berada di posisi Rp14.979 per dolar AS, melorot 108 poin atau 0,73% dari perdagangan sebelumnya di level Rp14.871 per dolar AS. Di saat yang bersamaan, mata uang bergerak terhadap greenback, dengan pelemahan terdalam sebesar 0,47% dialami rupiah dan kenaikan tertinggi sebesar 0,17% menghampiri ringgit Malaysia.

“PSBB Jakarta akan memukul perekonomian nasional. Pasalnya, Jakarta menyumbang sekitar 17,5% dari total PDB Indonesia sehingga penerapan PSBB total di ibukota akan berdampak besar,” ujar Managing Director and Head of Equity Capital Market PT Samuel International, Harry Su, disalin dari Bisnis. “Penerapan kembali semi-lockdown di ibukota akan niscaya menjadi penghambat pertumbuhan ekonomi, saham, dan rupiah.”

Dilansir CNBC Indonesia, PSBB dilakukan untuk mencoba meredam lonjakan kasus corona di ibukota. Kemarin (10/9), jumlah pasien positif corona di Jakarta bertambah 1.274 orang dibandingkan hari sebelumnya. Sudah lima hari beruntun kasus di kawasan tersebut bertambah lebih dari 1.000 setiap harinya. Nyawa dan keselamatan rakyat memang layak menjadi prioritas dan seharusnya memang begitu. Namun, upaya ini harus dibayar dengan yang sangat mahal:

“Ada ketidakpercayaan di pasar, pemerintah pusat dan pemerintah daerah seharusnya mencari solusi terkait kebijakan yang dilakukan,” tambah Direktur TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim, dikutip dari Detik. “Dengan PSBB ini, nilai tukar rupiah masih berpotensi mengalami pelemahan ke posisi Rp15.700 per dolar AS. Hal ini karena pasar berekspektasi negatif dengan PSBB maka akan terjadi proyeksi pertumbuhan ekonomi yang lebih rendah.”

Dari pasar , indeks dolar AS sebenarnya terjungkal pada hari Jumat setelah penurunan bursa saham mengirim investor ke tempat yang aman, sedangkan poundsterling bersiap untuk minggu terburuk sejak Maret tertekan rencana Inggris untuk melanggar perjanjian Brexit. Mata uang Paman Sam terpantau melemah tipis 0,130 poin atau 0,14% ke level 93,206 pada pukul 14.20 WIB.

Loading...