Jelang Libur Natal, Rupiah Menguat di Awal Perdagangan

Jakarta – Rupiah dibuka menguat 0,02 persen atau 3 poin ke Rp 13.466 per dolar AS di awal hari ini, Jumat (23/12). Kemudian rupiah terus melanjutkan penguatannya sebesar 0,04 persen atau 6 poin ke posisi Rp 13.463 per dolar AS. Sementara itu indeks dolar AS turun 0,02 persen ke 103,07.

Kemarin, rupiah menutup perdagangan dengan pelemahan 0,07 persen atau 10 poin ke Rp 13.469 per dolar AS usai diperdagangkan di rentang angka Rp 13.406 hingga Rp 13.471 per dolar AS.

Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia, Rangga Cipta menuturkan bahwa indeks dolar AS yang sempat di pembukaan akhirnya menguat setelah diumumkannya revisi pertumbuhan PDB AS yang mengalami kenaikan lebih dari prediksi .

Meski demikian, kenaikan outlook peringkat oleh Fitch dari stabil menjadi berhasil menopang posisi kurs rupiah di pasar spot exchange. Hal ini turut memberi sentimen ke pasar dan mengakibatkan imbal hasil tenor 10 tahun turun. “Sehingga turut mencegah pelemahan rupiah yang terlalu tajam,” kata Rangga.

Di samping itu, yang masih juga mampu menjaga kepercayaan investor terhadap prospek likuiditas dolar di Indonesia. Keputusan pemerintah untuk merelaksasi mineral pun telah meningkatkan ekspektasi perbaikan perdagangan dan juga prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2017 mendatang.

Loading...