Jelang FOMC Meeting, Rupiah Makin Tak Berdaya di Awal Dagang

rupiah - www.bloomberg.com

Jakarta mengawali pagi hari ini, Rabu (13/12) dengan pelemahan sebesar 31 poin atau 0,23 persen ke posisi Rp 13.605 per AS. Kemarin, Selasa (12/12) rupiah ditutup 0,16 persen atau 22 poin ke level Rp 13.574 per AS setelah diperdagangkan pada rentang angka Rp 13.546 hingga Rp 13.581 per AS.

Indeks dolar AS yang mengukur pergerakan the terhadap sejumlah mata uang utama terpantau menguat 0,26 persen menjadi 94,109 di akhir perdagangan Selasa atau Rabu pagi WIB. Penguatan USD ini dipicu oleh spekulasi menjelang pertemuan untuk menentukan arah kebijakan moneter terbaru mereka.

Para pelaku kini masih mencermati pertemuan kebijakan dengan sebuah pernyataan terkait kebijakan baru yang biasanya dirilis usai pertemuan berakhir. Usai kebijakan dirilis, Ketua Janet Yellen akan menggelar konferensi pers terakhir sebagai ketua bank sentral AS. diprediksi akan menaikkan ketiga pada tahun 2017 ini. Berdasarkan alat FedWatch CME Group, ekspektasi pasar untuk kenaikan pada bulan Desember 2017 ini mencapai 100%.

Nilai tukar rupiah sendiri diprediksi masih akan melemah terhadap dolar AS pada perdagangan hari ini karena bertepatan dengan digelarnya FOMC meeting. Menurut Analis Asia Tradepoint Futures, Andri Hardianto, kepastian terkait kenaikan suku bunga The Fed masih akan menjadi sentimen penggerak rupiah di pasar spot.

Sebelum dilaksanakannya FOMC meeting juga akan dirilis data consumer price index (CPI) Amerika Serikat yang diperkirakan naik menjadi 0,4 persen. “Jika itu terjadi, posisi dollar AS akan semakin kokoh,” kata Andri seperti dilansir Kontan.

Walau demikian, Andri menilai jika pelemahan rupiah hari ini kemungkinan cenderung terbatas. Pasalnya fundamental ekonomi dalam negeri menurutnya masih cukup kuat. Selain itu, Bank Indonesia (BI) juga akan mengadakan Rapat Dewan Gubernur (RDG) terakhir pada tahun 2017 ini. “BI diyakini belum akan mengubah tingkat suku bunga acuan,” tandas Andri.

Share this post

PinIt
Loading...
scroll to top