Jelang Akhir Tahun, Rupiah Asyik Melaju ke Zona Hijau

rupiah - ekbis.sindonews.comrupiah - ekbis.sindonews.com

Jakarta rupiah mengawali pagi hari ini, Jumat (29/12) dengan penguatan sebesar 4 poin atau 0,03 persen ke posisi Rp 13.553 per AS. Sebelumnya, Kamis (28/12) Garuda berakhir 0,03 persen atau 4 poin ke level Rp 13.557 per USD usai diperdagangkan pada rentang angka Rp 13.544 hingga Rp 13.566 per AS.

Indeks dolar AS mendekati level terendah satu bulan terhadap sejumlah mata uang utama pada perdagangan hari ini. Dolar AS diperdagangkan melemah 0,4 persen dari 92,659 menjadi 92,573, level terendah sejak (27/11). Indeks dilaporkan telah menurun 0,5 persen bulan ini. Tahun ini dolar AS diperkirakan akan turun lebih dari 9 persen, angka terburuk sejak tahun 2003. Berdasarkan survei Reuters, USD diprediksi akan kehilangan lebih banyak terhadap mata uang utama pada tahun depan.

“Tren musiman di mata uang telah menunjukkan bahwa dolar cenderung melemah setelah Natal hingga melewati beberapa hari pertama jelang tutup tahun, sebelum akhirnya dibeli kembali,” kata Shin Kadota, ahli strategis senior di Barclays, Tokyo, seperti dilansir Reuters.

Karena banyak institusional menutup buku mereka pada akhir tahun serta memenuhi deadline untuk perpajakan dan pelaporan kinerja, maka dolar AS pun cenderung tertekan di pasar spot. Sementara itu, euro stabil di level USD 1,1941 dan mendekati level tertinggi satu bulan di USD 1,1959 pada hari sebelumnya. Perolehan angka ini termasuk menunjukkan peningkatan 0,3 persen pada bulan Desember 2017.

Sementara itu, Research & Analyst Valbury Asia Lukman Leong mengungkapkan bahwa dolar AS sedang dalam tren melemah sejak berakhirnya isu kenaikan Fed Fund Rate dan pengesahan undang-undang Amerika Serikat. Apalagi karena saat ini telah memasuki masa akhir tahun. “Dollar seperti kehabisan energi,” jelas Lukman, seperti dilansir Kontan.

Senada, Ekonom Bank Central Asia David Sumual mengatakan jika anjloknya dolar juga dipicu oleh data kepercayaan konsumen AS yang menurun pada bulan Desember 2017. Oleh sebab itu hari ini David memprediksi rupiah akan bergerak menguat terbatas.

Loading...