Jatah Tiket Dibatasi, Harga Tiket Liga Champion Banyak ‘Dimainkan’ Oleh Reseller

Tiket Liga Champion - www.viva.co.idTiket Liga Champion - www.viva.co.id

Final Liga Champions 2018 ini diselenggarakan di National Sport Complex Olympiyskiy, Kiev, Ukraina. Meski menjadi ajang yang sudah dinantikan para penggemar dari seluruh dunia, rupanya Liga Champion kali ini banyak menimbulkan kontroversi, terutama untuk urusan yang dinilai terlalu mahal dan juga jatah yang dibatasi oleh pihak Badan Eropa, UEFA.

Stadion di Kiev ini sebenarnya memiliki hingga 70.050 seat atau tempat duduk. Namun pada laga final kali ini dipangkas hanya 63.000 saja untuk alasan keamanan dan kenyamanan. Kemudian fans dari kedua klub sepak bola yang melaju ke babak final hanya diberi jatah 16.500 tiket yang artinya jumlah keseluruhan suporter tim yang menonton final Liga Champions hanya 52% dari stadion.

“Situasi ini konyol sekali. Pihak ketiga melihat situasi ini sebagai kesempatan mencari untung. Banyak orang yang bukan suporter kedua klub telah membeli tiket dan kemudian akan menjualnya lagi demi mendapat keuntungan,” kata Neil Atkinson, salah satu fans Liverpool, seperti dilansir CNN.

Pendaftaran untuk tiket Liga Champions sendiri telah dibuka sejak Maret 2018. Pendaftaran tiket dapat dilakukan lewat situs UEFA. Terdapat 4 kategori tiket yang disediakan. Selain itu, UEFA juga menjual paket tiket untuk penyandang disabilitas, orang tua, dan anak-anak yang harus didampingi oleh 1 orang dewasa.

Adapun harga tiket Liga Champion untuk Kategori 1 €450 (Rp 7,6 jutaan) yang berlokasi di tribun tengah, kemudian Kategori 2 €320 (Rp 5,4 jutaan) lokasi di tribun pojok lapangan, Kategori 3 €160 (Rp 2,7 juta) lokasi di belakang gawang, Kategori 4 harganya €70 (Rp 1,1 jutaan) posisinya ada di belakang gawang di tingkat atas atau bawah, tiket untuk disabilitas €70 untuk 1 pengguna kursi roda dan 1 pendamping, akses mudah (orang tua) juga €70 untuk 1 manula dan 1 pendamping, serta paket tiket untuk anak-anak €140 (Rp 2,2 jutaan) untuk 1 orang tua dan 1 anak-anak di bawah 14 tahun.

Meski memungkinkan adanya praktik calo pada penjualan tiket Liga Champion 2018, UEFA berdalih jika mereka tak bertanggungjawab atas adanya inflasi harga tiket di reseller. Menurut juru bicara UEFA, harga tiket untuk fans resmi tak berubah sejak final Liga Champions 2012. “Penentuan harga selama lima tahun terakhir masih sama, demikian juga alokasi tempat duduk untuk suporter finalis. Sebagai contoh, untuk final tahun 2014 di Lisbon yang punya kapasitas 61 ribu, setiap finalis mendapat jatah 17 ribu tiket,” tegasnya.

Loading...