Selama PSBB, Bank DKI Batasi Jam Operasional Layanan

Bank DKI - mediaindonesia.comBank DKI - mediaindonesia.com

Di masa pandemi (Covid-19) seperti sekarang ini sejumlah di , termasuk DKI melakukan pengurangan jam operasional kantor . Terlebih karena Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sejak 14 September 2020 lalu.

“Bank DKI mengalihkan Kantor-kantor layanan Bank DKI yang berada di Rusun, Kecamatan, kelurahan, dan pusat perbelanjaan serta Gerai Samsat ke kantor layanan lainnya,” kata Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Herry Djufraini beberapa waktu lalu, seperti dilansir Wartaekonomi.

Alhasil, jam atau jadwal operasional kantor layanan Bank DKI kini berubah jadi pukul 08.30 WIB sampai pukul 14.30 WIB. “Secara total Bank DKI mengurangi jumlah karyawan yang bekerja di kantor hanya 30%,” beber Herry. “Bagi nasabah yang mengunjungi kantor layanan Bank DKI diminta tetap mengikuti ketentuan PSBB, yakni memakai masker dan menerapkan pola jaga jarak antar pribadi minimal satu meter,” imbuhnya.

“Penerapan pengurangan operasional ini merupakan kebijakan sementara dengan tetap memperhatikan perkembangan dari kondisi penyebaran virus Covid-19 serta dengan pengumuman atau adanya instruksi lebih lanjut dari regulator,” kata Herry.

Selain itu, Bank DKI juga menyediakan layanan perbankan lewat mobile branch di sejumlah titik, termasuk di rusunawa Jakarta. Prosedur layanan perbankan yang disediakan oleh Bank DKI pun tetap mengikuti protokol pencegahan dan penanganan Covid-19.

“Bank DKI tetap melayani nasabah penghuni rusun melalui mobile branch yang terjadwal. Layanan Bank DKI di rusun bertujuan untuk meningkatkan pelayanan jasa perbankan Bank DKI kepada penghuni rumah susun termasuk diantaranya penerimaan retribusi sewa rusun, air dan listrik,” jelasnya.

Walaupun beroperasi secara terbatas, Bank DKI tetap mengimbau supaya nasabah bersedia melakukan secara non tunai menggunakan aplikasi JakOne Mobile untuk nasabah perorangan dan Cash Management System untuk nasabah instansi dan korporasi. “Hal ini kami imbau sebagai bentuk pencegahan dan perlindungan kepada nasabah dan karyawan Bank DKI melalui pembatasan kontak fisik sehingga dapat menekan angka penyebaran virus Corona secara signifikan,” tandas Herry.

Loading...