Jadi Komoditas Menguntungkan, Harga Minyak Nilam Hari Ini Tembus Rp 800 Ribuan

Minyak Nilam - www.atsirich.comMinyak Nilam - www.atsirich.com

Nilam (Pogostemon cablin) merupakan tumbuhan yang berasal dari Lamiaceae yang selama ini dikenal bersifat aromatik. Tumbuhan satu ini menghasilkan minyak yang kerap disebut sebagai minyak nilam (patchouli oil) dan tergolong minyak atsiri (essential oil). Minyak nilam kerap dijadikan baku pembuatan minyak wangi, farmasi, antiseptik, hingga insektisida, tak heran jika minyak nilam pun dibanderol cukup mahal.

Indonesia sendiri dikenal sebagai pemasok 90% minyak nilam dari kebutuhan dunia. Minyak nilam biasanya didapat dengan menggunakan beberapa metode, yakni ekstraksi, distilasi, dan fermentasi. Di Indonesia umumnya para masih memakai cara konvensional untuk mendapatkan minyak nilam, sehingga tingkat rendemen minyaknya pun cukup rendah, hanya sekitar 1-2% saja.

Meski demikian, prospek yang didapat dari minyak nilam cukup menjanjikan. Bayangkan saja, minyak nilam bisa dijual dengan harga mencapai ratusan ribu rupiah di pasaran. Bahkan di beberapa situs jual beli online harga minyak nilam per kilogram atau 1.000 ml (1 liter) hari ini bisa menyentuh angka Rp 835 ribu.

Alhasil beberapa pun mulai membudidayakan tanaman nilam untuk mengentas kesulitan masyarakat setempat. awal penanaman nilam menghabiskan waktu sekitar 5 bulan sebelum masuk musim panen perdana. Hasil panennya pun sangat bergantung pada luas lahan yang diolah. Panen berikutnya dilakukan setiap 3 bulan sekali. Dalam setahun nilam bisa dipanen antara 3-4 kali.

“Kalau sudah panen langsung dijemur sekitar 2 sampai 3 hari sampai kering, setelah itu langsung dilakukan proses penyulingan untuk diambil minyaknya. Untuk harga minyak nilam per kilo-nya sekitar Rp 300 ribu, ini sangat baik untuk membantu perekonomian masyarakat,” kata Kepala Desa Waworaha, Ijarwati, (21/7/2017), seperti dilansir Zona Sultra.

Namun sayang, meski relatif menguntungkan ternyata harga minyak nilam cukup fluktuatif. Menurut para petani di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, harga minyak nilam dalam 3 tahun belakangan ini telah mengalami penurunan. “Harga minyak nilam di pasaran terus merosot, sementara itu biaya produksi terus naik,” ujarnya.

Salah seorang pengusaha minyak nilam bernama Budi menuturkan bahwa harga minyak nilam sekarang berkisar Rp 340 ribuan per kilogram. Padahal 3 tahun lalu harga minyak nilam bisa mencapai Rp 500 ribu per kg.

Loading...