Isu Kandidat Pengganti Yellen Tekan Dolar, Rupiah Berakhir Menguat

rupiah-1

akhirnya berhasil menghentikan tren negatif dalam dua hari terakhir, setelah laju AS tertekan isu kandidat pengganti . Menurut Index pukul 15.59 WIB, mata uang NKRI mampu mengakhiri Rabu (4/10) ini dengan penguatan sebesar 65 poin atau 0,48% menuju level Rp13.477 per dolar AS.

Sebelumnya, pada Selasa (3/10) kemarin, rupiah ditutup melemah tipis 2 poin atau 0,01% di posisi Rp13.542 per dolar AS. Kemudian, pagi tadi, mata uang Garuda berhasil rebound dengan dibuka 40 poin atau 0,3% menuju level Rp13.502 per dolar AS. Sepanjang hari ini, spot bergerak di kisaran Rp13.459 hingga Rp13.515 per dolar AS.

Dari global, pergerakan indeks dolar AS berbalik melemah pada transaksi hari ini ketika pelaku menunggu sentimen baru dari pidato Gubernur Federal Reserve, Janet Yellen, yang dijadwalkan malam nanti. Setelah ditutup naik tipis 0,01% di posisi 93,569, mata uang Paman Sam berbalik melemah 0,158 poin atau 0,17% menuju level 93,411 pada pukul 09.45 WIB.

Pelaku pasar saat ini memang mengambil sikap wait and see jelang pidato Yellen hari ini di depan Konferensi Community Banking. Di samping itu, pasar juga mencermati rumor yang berembus mengenai pergantian Ketua The Fed. Beberapa kandidat yang muncul adalah Jerome Powell dan mantan Gubernur The Fed, Kevin Warsh.

Meski keduanya dipandang sebagai kandidat yang paling cocok untuk menggantikan jabatan Yellen pada bulan Februari tahun depan, Powell dipandang lebih banyak bersikap dovish daripada Warsh, yang mengkritik program pembelian obligasi The Fed di masa lalu. “Gubernur The Fed selanjutnya harus bisa menstabilkan pasar keuangan secara jangka panjang,” kata analis senior SMBC Trust Bank, Tokyo, Jepang, Keiko Ninomiya.

Sementara itu, Bank Indonesia siang tadi menetapkan kurs tengah berada di posisi Rp13.489 per dolar AS, melonjak 93 poin atau 0,68% dari perdagangan sebelumnya di level Rp13.582 per dolar AS. Di saat yang bersamaan, mayoritas mata uang Asia unggul versus greenback, dengan penguatan tertinggi sebesar 0,53% dialami won Korea Selatan dan diikuti rupiah yang naik 0,49%.

Loading...