Investor Ragukan Kemampuan Trump, Bursa Asia Cenderung Naik

Pergerakan Saham - www.teropongbisnis.com

HONG KONG – Pergerakan saham di Asia sedikit bergeser dengan kecenderungan naik pada Kamis (23/3) meskipun Wall Street juga mengalami rebound. Pasalnya, cenderung berhati-hati tentang kemampuan Presiden AS, Donald Trump, untuk mereformasi ekonomi Paman Sam, termasuk merombak RUU Kesehatan di tersebut.

Nikkei Asia300 Indeks naik 0,01 persen pada level 1.171,65 setelah diperdagangkan di kisaran sempit. Sementara, saham Ping An Insurance Group, asuransi terbesar kedua China, naik 0,9 persen, sekaligus menyusul kenaikan 15 persen untuk laba yang terjadi pada tahun 2016, sedangkan saham Tencent Holdings harus turun 1 persen setelah melaporkan kenaikan lebih kecil dari perkiraan laba tahunan.

Sementara itu, saham perusahaan-perusahaan asal Hong Kong kompak naik setelah laba diumumkan melonjak rata-rata 0,7 persen. Saham CK Hutchison Holdings, yang dipimpin orang terkaya Hong Kong, Li Ka-shing, menguat 1,4 persen setelah laba tahun lalu dilaporkan lebih baik. Saham WH Grup juga meroket 9,9 persen menuju level tertinggi tahun ini setelah produsen babi terbesar di China tersebut melaporkan terjadi peningkatan laba tahun 2016 sebesar 14,8 persen.

Secara regional, indeks Nikkei Asia300 China tergelincir 0,2 persen menjadi 1.113,68, sedangkan indeks negara Korea Selatan turun 0,5 persen dan indeks Taiwan melorot 0,2 persen. Sementara, indeks Nikkei Asia300 India naik 0,3 persen ke level 1.148,66, dengan saham Infosys & Wipro naik setidaknya 1,3 persen. Sementara itu, saham miliki ICICI Bank berakhir naik 0,6 persen.

Di Asia Tenggara, indeks Malaysia naik menjadi 0,3 persen ke 1.031,23, yang dipimpin oleh pertumbuhan saham Sime Darby yang meroket 2,6 persen. Menurut Bank Negara Malaysia, pertumbuhan ekonomi nasional kemungkinan akan kembali mengalami kenaikan didorong oleh pertumbuhan . Ekonomi terbesar ketiga di Asia Tenggara itu diproyeksikan tumbuh 4,3 persen hingga 4,8 persen di tahun 2017 ini.

Di Singapura, indeks Nikkei Asia300 dilaporkan mengalami kenaikan tipis 0,1 persen menjadi 1.083,52. Data yang dirilis oleh Departemen Statistik menunjukkan indeks konsumen negara kota ini naik menjadi 0,7 persen pada Februari 2017, sekaligus mempercepat pertumbuhan dari Desember 2016 dan Januari 2017.

Sementara itu, indeks negara Filipina dilaporkan naik 0,8 persen ke 990,98, usai bank sentral negara tersebut mempertahankan suku bunga di angka 3 persen, seperti yang diharapkan. Di negara Asia Tenggara lainnya, indeks Vietnam melonjak 2,4 persen yang dipimpin kenaikan saham Vinamilk sebesar 2,6 persen dan saham perusahaan properti Vingroup sebesar 2 persen. Indeks Indonesia juga mengalami kenaikan sebesar 0,4 persen, dan indeks Thailand meningkat 0,3 persen.

Saat ini, akan melihat hasil pemungutan suara terkait rencana Trump untuk merombak program Obamacare serta RUU Kesehatan, guna mengukur nasib proposal lain pemerintahan Trump, termasuk reformasi pajak. Namun, sentimen ini sedikit diredam setelah terjadi serangan teror di London yang mengakibatkan setidaknya 5 orang meninggal dunia dan 40 lainnya luka-luka.

Loading...