Investor Gusar jelang Rapat The Fed, Rupiah ditutup minus 95 Poin

Jakarta – Nilai tukar anjlok hingga 95 poin di level Rp 13.393/ pada Selasa (14/6). Di pembukaan sesi perdagangan , gerak mencatatkan penguatan tipis 13 poin (0,1%) ke level Rp 13.285 per AS.

Menurut Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia Rangga Cipta, beberapa hal dari ranah secara kompak membentuk sentimen bagi Rupiah, diantaranya menyangkut negosiasi RABPN-P 2016, tax amnesty, hingga rencana perombakan kabinet yang menyita perhatian . Data perdagangan Mei 2016 serta isu tentang Rapat Dewan Gubernur BI juga tak kalah menarik.

“Rupiah berpeluang mengembalikan kekuatannya hari ini,” ujar Rangga dalam risetnya, Selasa (14/6).

Hingga saat jeda perdagangan IHSG sesi I tiba, Rupiah masih bertahan di level Rp 13.278/USD dengan 20 poin penguatan.

Memasuki sesi II perdagangan, laju penguatan Rupiah makin melambat seiring dengan makin menebalnya penguatan Indeks Dolar. Para pelaku pasar mulai gusar menyikapi temu malam ini.

Tercatat pada pukul 15.09 WIB, Rupiah telah berbalik arah sejauh -47 poin ke level Rp 13.345/USD. Sekitar 30 menit jelang penutupan pasar, nilai tukar Rupiah terpantau 0,50% atau 66 poin ke level Rp 13.364/USD. Pelemahan Rupiah semakin parah hingga akhirnya pada level Rp 13.393/USD.

Loading...