Investor AS Bakal Serap Obligasi Rp1,08 Triliun dari Operator Starbucks di Indonesia

Perusahaan asal , General Atlantic, dikabarkan akan menyerap obligasi zero coupon senilai Rp1,08 triliun (86 juta AS) yang diterbitkan oleh PT Mitra Adiperkasa Tbk., operator lokal Indonesia untuk merek seperti Starbucks. Ini merupakan langkah terbaru perusahaan itu untuk semakin menancapkan ekspansi mereka di pasar Tenggara.

Menurut Vice President Mitra Adiperkasa, V.P. Sharma, General Atlantic merupakan perusahaan yang memiliki pengalaman mendalam dalam bisnis maupun offline. Selain untuk memperluas rantai toko Starbucks, Mitra juga berencana memanfaatkan jaringan General Atlantic yang memiliki investasi di perusahaan terkemuka AS, seperti Uber dan Airbnb, untuk mengembangkan .

Sebagai bagian dari kesepakatan, Mitra juga menambah satu anak perusahaan yang diberi nama PT MAP Boga Adiperkasa (MBA). Dengan diserapnya obligasi itu, kelak General Atlantic dipastikan memiliki 29,9% MBA jika sudah menjadi perusahaan terbuka.

“Sebagian besar suntikan dana tersebut akan digunakan untuk memperluas jaringan Starbucks, yang saat ini terdiri dari 242 toko di 19 kota,” kata Sharma. “Perusahaan berencana membuka setidaknya 50-60 Starbucks per tahun untuk beberapa tahun mendatang.”

Dalam beberapa tahun terakhir, pendapatan Mitra Adiperkasa sendiri tergolong seret akibat perlambatan Indonesia dan yang lemah. Karena itu, perusahaan yang membawahi 2.000 toko dan lebih dari 150 merek itu membentuk aliansi dengan perusahaan investasi internasional untuk meningkatkan pendanaan dan menjadi lebih efisien.

Share this post

PinIt
Loading...
scroll to top