Indonesia Jual Saham Obligasi Senilai 17,3 T

IHSG kacau menjual saham konvensional senilai Rp 17,3 Triliun (USD 1,37 M) pada lelang (20/1), lebih tinggi dari target indikatif senilai 12 Triliun rupiah dengan hasil lebih rendah dari lelang sebelumnya di 6 Januari lalu. Total penawaran yang masuk adalah senilai 54,785 Triliun Rupiah, yaitu 2 kali lipat lebih besar dari penawaran terakhir yang masuk yaitu sebesar 22,876 Triliun Rupiah. Departemen Keuangan juga mengeluarkan dana dengan total 3 Triliun Rupiah dari mata uang Rupiah 6 dan 7 tahun lalu melalui private placement.

Pada tingkat perdagangan antar Bank lokal hari ini di Jakarta, Rupiah cukup signifikan yaitu sebesar 44 basis poin menjadi Rp 12.634 per dari nilai semula Rp 12.590 per pada perdagangan sebelumnya.

“Mata uang dalam negeri (Rupiah) melemah di pagi hari karena kurangnya sentimen positif untuk mendukung nilai Rupiah di pasar,” kata Kepala Peneliti Woori Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada. Reza juga mengatakan, bahwa bagaimanapun penurunan harga cukup kuat untuk membantu memperkuat posisi Rupiah dalam waktu dekat. “Rupiah memiliki peluang bagus untuk menguat terhadap Dolar . Tapi, kita tetap harus mengantisipasi sentimen eksternal di pasar yang dapat menyebabkan penguatan Dolar . ” ucap Reza.

Loading...