Fitur Beragam, Segini Kisaran Harga Test Kit Kualitas Air

Test Kit Kualitas Air - www.tokopedia.comTest Kit Kualitas Air - www.tokopedia.com

Setiap orang tentunya membutuhkan , entah untuk minum, keperluan memasak, , hingga untuk sektor tambak atau perikanan. Kualitas untuk tiap kebutuhan tentunya berbeda-beda. Oleh sebab itu, dibutuhkan test kit atau alat tes khusus untuk mengetahui kualitas yang hendak digunakan. Alat ukur kualitas tersebut biasanya dijual dengan harga , tergantung dan fitur-fitur yang ditawarkan.

Untuk yang paling murah, ada alat TDS 3 Meter Digital Water Quality berbentuk test pen yang dijual dengan harga Rp38.500, lalu ada SIBATA Simple Water Quality Test Kit Simple Pack (1 box isi 48 pcs) dengan harga Rp682 ribu, hingga yang lebih mahal dan fiturnya lengkap adalah alat uji kualitas air 7 in Multiparameter PC 900 Water test kit yang dijual seharga Rp12,7 juta. Setiap test kit kualitas air tersebut memiliki dan fitur masing-masing.

Ke depannya, berupaya untuk terus memperketat pengawasan terhadap badan usaha air minum melalui mekanisme pengelolaan risiko. Hal tersebut akan diatur melalui regulasi terkait persyaratan kualitas air minum yang lebih komprehensif.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) lewat Badan Peningkatan Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM) kabarnya sedang menyusun pedoman penyusunan bobot penilaian dalam pengujian kualitas air minum. Pedoman itu dianggap penting diterbitkan lantaran tahun 2024 pemerintah menargetkan pencapaian akses air minum layak 100% dan akses air minum aman 45%.

Anggota BPPSPAM Unsur Penyelenggara Henry M. Limbong mengungkapkan bahwa petunjuk teknis terkait pengujian kualitas air minum membutuhkan perubahan dasar hukum. Oleh sebab itu, ia mengharapkan Kementerian Kesehatan dapat segera merevisi Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 492 Tahun 2010 yang mengatur persyaratan kualitas air minum. “Dibutuhkan aturan yang lebih lengkap terkait persyaratan kualitas air minum yang saat ini sudah ada,” tutur Limbong bulan Januari 2020 lalu, seperti dikutip dari .

Limbong menambahkan, sampai saat ini ada 345 badan usaha air minum yang sudah melakukan pengujian kualitas air minum. Tetapi, dari tersebut baru ada 74 persen atau sekitar 255 badan usaha yang memenuhi syarat pengujian kualitas air minum.

Loading...