Meski Termasuk Seri Lama, Harga Pinarello Dogma F8 Tetap Mahal Banget

Pinarello Dogma F8 - road.ccPinarello Dogma F8 - road.cc

Pinarello merupakan salah satu brand roadbike yang disegani oleh para kalangan pegowes. Merek asal Treviso, Italia ini sudah mengembangkan road bike yang andal sejak tahun 1952 dan memiliki roadbike flagship, yakni Pinarello Dogma. Dogma sebenarnya terdiri dari beberapa , dengan yang terbaru adalah F12. lama seperti F10 dan F8 pun sampai sekarang masih banyak digunakan oleh pesepeda karena spesifikasinya yang memang mumpuni. Tapi karena diposisikan sebagai flagship, harga sepeda Pinarello Dogma tentu saja bisa menembus ratusan juta .

Pinarello Dogma F8 misalnya, merupakan lini roadbike dari Dogma yang dirilis sejak tahun 2017. Jika menilik dari resmi Pinarello, Dogma F8 tampaknya sudah tak lagi diproduksi karena sosoknya telah digantikan oleh Dogma F10 dan Dogma F12 yang lebih anyar. Ketika pertama dirilis, sepeda Pinarello Dogma F8 dipasarkan seharga GBP9.799 atau sekitar Rp195 jutaan apabila dikonversikan dalam rupiah.

Namun, jika berburu di saat ini lebih banyak ditemukan Pinarello Dogma F8 dalam kondisi second atau bekas pakai. Meskipun bekas, tetap saja harga Dogma F8 hampir mencapai Rp100 juta. Untuk Dogma F8 Ori Size 50 bekas misalnya, seharga Rp92,5 juta. Kemudian, Pinarello Dogma F8 (size 47) second harganya Rp80 juta, dan Pinarello Dogma F8 Froomey Edition original second seharga Rp80 juta. Lantas, apa keistimewaan dari Dogma F8?

“Rangka asimetris F8 diklaim dapat menyeimbangkan gaya mengayuh untuk efisiensi yang lebih besar. Tabung bawah dan kursi plus seatstays dan seatpost semuanya menampilkan bentuk Pinarello’s Flat Back, yang pada dasarnya adalah nama lain untuk Kamm Tail yang diakui, dan rem belakang dilindungi dari embusan angin dengan monostay berbentuk khusus,” demikian seperti dilansir dari Bikeradar.

Seat tube, tabung bawah, dan tabung atas semuanya asimetris dalam bagian dan posisi untuk menyeimbangkan gaya mengayuh dan meningkatkan kekakuan rangka, dan segitiga belakang asimetris yang serupa meningkatkan kekakuan lateral. Angka yang diklaim 9 persen lebih ringan dan 28 persen lebih kaku daripada Dogma 65.1.

Ini adalah desain yang sederhana dan elegan, tidak terlalu agresif atau bersudut, tetapi menggabungkan semua fitur yang diharapkan dari pesaing Grand Tour saat ini. Drivetrain Shimano Dura-Ace Di2 lengkap membuat semuanya tetap rapi, dan ada shell bracket bawah berulir Italia untuk kesederhanaan.

Loading...