Harga Rp 195 Ribuan, Kurma Ajwa Yusuf Taiyoob Utamakan Kualitas

Kurma Ajwa - www.panjimas.comKurma Ajwa - www.panjimas.com

Siapa yang sangka jika berawal dari berdagang di sebuah lapak kecil ternyata telah mengantarkan seorang pria asal bernama Yusuf Taiyoob menjadi seorang pengusaha kurma yang sukses di . Bahkan kabarnya Yusuf Taiyoob telah menjual ribuan ton kurma per tahun. Pria yang dijuluki Raja Kurma ini menjual berbagai macam varian kurma, mulai dari kurma Ajwa atau kurma nabi, Ajmal, Safina, Red Dates, dan masih banyak lagi kurma premium lainnya. Harga yang ditawarkan juga variatif, tergantung dari kurma yang dipilih.

Kurma Yusuf Taiyoob (Yuta) memiliki beberapa atau outlet di Malaysia yang tersebar di daerah Penang, Bukit Minyak, hingga Kota Damansara. Selain offline, kurma-kurma Yusuf Taiyoob juga banyak yang ditawarkan secara online di berbagai marketplace. Sebagai , untuk varian kurma Ajwa Yusuf Taiyoob dibanderol dengan harga RM 55 atau sekitar Rp 195 ribuan jika dikonversikan dalam rupiah.

Sebelum sukses berdagang kurma seperti saat ini ternyata Yusuf Taiyoob dulunya adalah sales parfum. Ketika awal berbisnis parfum Yusuf mengaku masih sukses, namun lama kelamaan parfumnya merugi. Setelah benar-benar gulung tikar, Yusuf berusaha memulai berdagang kurma dari nol dengan mengeluarkan sedikit dan memakai lapak kecil milik sang kakek di George Town.

Di lapak tersebut ia mulai menjual seperti kacang mede dan lada. “Saya ingat masa sulit saya ketika saya memohon orang-orang untuk membeli saya saat saya susah bergerak dan belum ada brand untuk saya,” kata Yusuf, seperti dilansir Dream.

Yusuf berusaha membangun bisnis dengan meningkatkan kualitas barang. Cara ini ternyata berhasil meningkatkan jumlah pelanggan. Hingga akhirnya tahun 1988 penjualan produk spesial Yuta seperti kurma dan lada meningkat. Ia pun berkembang jadi importir dan distributor.

Produk kurma Yuta kabarnya dipasok dari Tunisia, Oman, Mesir, Dubai, Afrika Selatan, dan . Setiap tahun pria ini dapat menjual 4.000 kurma dari 50 varietas kurma. Selama Ramadan ia juga bisa mengimpor 3.500 ton kurma. Mulanya kurma-kurma yang diimpor itu dikemas dalam karung goni, tetapi karena Yusuf ingin menjaga kualitas maka kurma-kurma tersebut dikirim dengan kemasan karton untuk kemudian ia packing ulang dengan mengusung nama brandnya.

Hingga kini kurma menjadi penyumbang separuh pendapatan usaha Yusuf Taiyoob, sisanya berasal dari kacang kapri, minyak zaitun, dan buah-buahan kering. Kemudian 80% penjualan berasal dari domestik dan 20% sisanya dari luar negeri seperti Thailand, Brunei Darussalam, Indonesia, dan Singapura.

Loading...