Berwujud Obat Kunyah, Harga Polysilane Max Terjangkau

Minum Obat Sakit Lambung - xanaxcost.comMinum Obat Sakit Lambung - xanaxcost.com

lambung atau maag selama ini kerap dianggap sebagai masalah yang sepele oleh sebagian besar orang. Padahal jika tidak ditangani dengan tepat, ini juga bisa menahun dan berpotensi mengancam nyawa. Para maag umumnya mengonsumsi -obatan yang meminimalisir asam lambung seperti Polysilane Max. maag dalam bentuk kunyah ini tersedia bebas di apotik dengan cukup murah, Rp8 ribuan saja.

Polysilane Max tersedia dalam dua , yakni peppermint dan blueberry. Obat ini diklaim dapat meredakan keluhan mual, nyeri lambung, dan nyeri perut yang tidak dapat diatasi dengan pemberian antasida saja. Dalam Polysilane Max mengandung komposisi zat seperti Famotidine 10 mg, Ca carbonate 800 mg, Mg(OH)2 165mg.

Obat Polysilane Max dianjurkan dikonsumsi dengan dosis 1 tablet kunyah atau maksimal 2 tablet per hari untuk orang dewasa dan anak-anak lebih dari usia 12 tahun. Berbeda dengan obat pada umumnya, obat maag diberikan sebelum makan dan lebih baik dikunyah pada saat kondisi perut masih kosong. Namun penderita maag juga perlu berhati-hati, pasalnya obat ini berpotensi menyebabkan samping seperti konstipasi, diare, mual, sakit kepala, pusing, aritmia, atau ruam kulit.

Di sebenarnya bukan hanya obat maag kunyah saja yang tersedia, namun ada juga obat maag dalam wujud cair. Ketua Ikatan Apoteker , drs. Nurul Falah Eddy Pariang berpendapat bahwa tablet kunyah justru lebih efektif untuk meredakan keluhan sakit maag. “Dengan dikunyah maka bisa mempercepat proses netralisir asam lambung sehingga keluhan bisa lebih cepat teratasi,” jelas Eddy, seperti dilansir Suara.

Walau demikian, obat-obatan maag yang di pasaran saat ini menurut Eddy tak dapat dikonsumsi dalam jangka waktu yang panjang. “Jika selama tiga hari pengobatan keluhan tak kunjung membaik, segera konsultasikan ke dokter,” papar Eddy.

Menurut data WHO tahun 2012 silam, angka kematian di dunia akibat kasus gastritis di rawat inap yakni sebesar 17-21% dari kasus yang ada. Apabila dari segi usia, kelompok berumur 20-30 tahun dianggap sebagai umur yang paling sering mengalami gastritis atau maag.

Loading...