Harga Minyak Rebound, Peluang Rupiah Menguat Terbuka Lebar

Peluang rupiah untuk meneruskan sentimen penguatannya pada Selasa (19/4) ini terbuka lebar. Ini seiring kembali naiknya minyak mentah serta melemahnya indeks dolar AS.

Menurut laporan Bloomberg Index, rupiah mengawali perdagangan hari ini dengan dibuka tipis 2 poin atau 0,02% ke Rp13.168 per dolar AS. Kemudian, mata uang Garuda kembali 17 poin atau 0,13% ke level Rp13.154 per dolar AS pada pukul 08.19 WIB.

“Hari ini, seiring harga minyak mentah yang membaik, rupiah berpeluang mengembalikan sentimen penguatannya,” papar Ekonom Samuel Sekuritas , Rangga Cipta. “Fokus investor akan mengarah ke RDG Bank yang akan disimpulkan Kamis (21/4) nanti.”

Dijelaskan Rangga, harga minyak mentah yang sempat tertekan usai pertemuan OPEC di Doha yang tidak berujung pada kesepakatan akhirnya mampu berbalik naik. Ini menyusul aksi protes para pekerja di industri perminyakan Kuwait yang diperkirakan menghentikan 60% pasokan di negara tersebut.

Harga minyak mentah Brent pada perdagangan Selasa pagi ini, berada di level 42,95 dolar AS per barel, atau naik 4 sen. Sementara, harga minyak naik 15 sen menjadi 39,93 dolar AS per barel.

“Di sisi lain, indeks dolar AS melanjutkan pelemahannya sejalan dengan ekspektasi kenaikan Fed rate yang belum pulih serta ketiadaan data ekonomi AS yang solid,” sambungnya. “Indeks dolar AS kemungkinan juga akan melemah di perdagangan hari ini.”

Pada perdagangan Senin (18/4) kemarin, laju rupiah sempat melemah meski tipis imbas turunnya harga komoditas. Namun, mata uang Garuda mampu bangkit dan akhirnya ditutup menguat 8 poin atau 0,06% ke Rp13.170 per dolar AS sejalan dengan pergerakan di yang mayoritas juga menguat.

Loading...