Melancarkan Susah BAB, Harga Obat Microlax Tablet Rp67 Ribuan

Obat Microlax Enema - www.tokopedia.comObat Microlax Enema - www.tokopedia.com

Sebagian besar mungkin lebih banyak yang mengenal obat pencahar dalam bentuk tablet atau minuman. Nah, saat ini juga mulai bermunculan obat pencahar yang digunakan dengan cara dimasukkan langsung ke dalam anus untuk memperlancar buang air besar (BAB), misalnya saja seperti Microlax. Microlax sendiri memiliki 2 obat sembelit, yakni yang berupa tube dan tablet. Microlax tablet rupanya dibanderol lebih mahal dibanding yang tube.

Adapun harga Microlax Enema gel kemasan tube 5 ml dibanderol Rp25.369 di Apotek K24, sedangkan Microlax Enema tablet 3 pcs per pack harganya mencapai Rp67.980. Kedua varian Microlax ini cara pakai atau penggunaannya sama, yakni dimasukkan langsung ke dalam anus.

“Microlax Enema merupakan obat pencahar yang menginduksi gerakan peristaltik usus dan melunakkan feses sehingga membantu melancarkan Buang Air Besar (BAB) serta mengosongkan usus dari kotoran sebelum dilakukan kolonoskopi atau operasi,” demikian seperti dilansir dari situs K24.

Meski secara umum obat pencahar yang dipakai langsung melalui lubang anus dinyatakan aman, ternyata menurut spesialis anak, M. Juffrie, seluruh obat pencahar berpotensi membahayakan apabila dikonsumsi tanpa anjuran dari . “Pencahar kalau untuk dipakai tanpa aturan sangat bahaya,” ungkap dr. Juffrie, seperti dilansir CNN Indonesia.

Dr. Juffrie menambahkan, pemakaian obat pencahar tidak mencantumkan yang terlalu jelas. “Efek sampingnya kan tidak dijelaskan. Sampai kapan harus pakai juga tidak dijelaskan,” ujar dr. Juffrie.

Menurutnya pada anak-anak ada dua jenis sembelit yang biasa dialami, yakni akibat gangguan organik dan akibat gangguan fungsional. “Gangguan organik proses buang airnya terganggu karena saraf ususnya enggak ada atau gerakan ususnya lambat. Yang tidak punya saraf ya jalannya dioperasi,” bebernya.

Sedangkan sembelit fungsional disebabkan oleh kondisi saluran pencernaan yang tidak baik. “Ada peradangan. Pada anak-anak sering terjadi karena menahan BAB saat berpergian. Fesesnya numpuk dan mengeras. Akibatnya saat BAB sakit. Besoknya dia tahan lagi karena sakit. Itu akan terus berulang,” paparnya. Oleh sebab itu, Juffrie menyarankan para orang tua untuk memeriksakan anaknya ke dokter bila mengalami gangguan pencernaan.

Loading...