Kue Tradisional yang Unik, Harga Kembang Goyang 1Kg Berkisar Puluhan Ribu Rupiah

Kue Tradisional Kembang Goyang - www.tokopedia.comKue Tradisional Kembang Goyang - www.tokopedia.com

kembang goyang merupakan salah satu Betawi. dengan cita rasai manis, gurih, dan renyah ini dinamakan kembang goyang karena bentuknya yang unik menyerupai kelopak bunga atau kembang dan cara membuatnya perlu digoyang-goyang sampai adonan lepas dari cetakan. kembang goyang biasanya dijual per 1/4 kilogram (250 gram), 1/2 kilo (500 gr), hingga 1kg dengan yang beragam.

Kue kembang goyang terbuat dari tepung beras dan banyak dijadikan suguhan khas masyarakat Betawi ketika Hari Raya Idul Fitri atau acara-acara hajatan. Di pasaran harga kembang goyang 1 kg umumnya dijual kisaran Rp29 ribu hingga Rp85 ribuan, tergantung di mana membelinya.

Meskipun kuliner saat ini lebih banyak didominasi modern, rupanya masih ada yang berusaha melestarikan tradisional seperti kue kembang goyang, salah satunya Mpok Lia. Wanita ini secara konsisten menjajakan jajanan tradisional seperti kembang goyang dan akar kelapa skala rumahan.

“Ya jangan sampai punah makanan kita. Kadang-kadang kan anak jaman sekarang gak tahu makanan tradisional. Kalau bisa ya jangan sampai hilang. Kita harus kembangin lagi makanan kita,” kata Mpok Lia, seperti dilansir Detik.

Usaha cemilan khas Betawi ini telah ditekuninya sejak 6 tahun silam. Setiap hari ia membuat adonan kembang goyang dan akar kelapa untuk dipasarkan ke sejumlah tempat. “Setiap Minggu saya selalu jualan di Car Free Day, terus saya juga jual ke event-event Betawi. Ada juga beberapa yang saya taruh di toko-toko milik teman saya,” bebernya.

Kembang goyang dan akar kelapa buatan Mpok Lia dikenal enak dan renyah. Kembang goyang khas Betawi biasanya memiliki rasa manis, berbeda dari kembang goyang di Jawa yang rasanya lebih asin gurih, lengkap dengan tambahan biji wijen. Kue kembang goyang dan akar kelapa Mpok Lia dikemas kiloan dengan plastik bening. Bahkan kabarnya dalam seminggu Mpok Lia bisa membuat kedua jajanan tradisional tersebut sebanyak 20-30 kg dan sudah memiliki beberapa reseller.

Loading...