Membantu Pergantian Sel Kulit, Ini Harga Krim Retinoid di Pasaran

Menggunakan Krim RetinoidMenggunakan Krim Retinoid

Selain produk-produk yang mengandung vitamin E dan C, produk skincare yang mengandung vitamin A kini juga banyak dicari karena disebut dapat membantu mengatasi dan menyehatkan kulit. Produk turunan vitamin A yang kerap ditambahkan dalam malam adalah retinoid. Saat ini juga banyak atau salep yang utamanya retinoid atau retinoic acid dengan berkisar mulai puluhan ribu . Produk-produk krim retinoid pun mudah ditemukan di berbagai .

Di Apotek K24 misalnya, ada produk krim retinoid Vitacid cream kadar 0,1% 20 gram dengan harga Rp64.163 per tube, lalu Vitacid cream 0,05% 20 gr seharga Rp49.401 per tube, atau yang kadarnya lebih rendah adalah Vitacid cream 0,025% 15 g dengan harga Rp33.616 per tube. Kemudian, ada juga produk Reviderm Cream 0,02% Retinoic Acid yang Rp32 ribu per tube, dan masih banyak lagi.

Lantas, apa sebenarnya retinoid tersebut? Retinoid rupanya merupakan istilah dasar retinol (turunan dari vitamin A) yang bebas maupun yang diresepkan seperti asam retinoat, yaitu Tretinoin dan Tazarotene. Retinol yang tersedia di pasaran umumnya tidak sekuat yang diresepkan ahli atau kulit.

“Retinol adalah turunan dari vitamin A yang membantu meningkatkan produksi kolagen dan membantu pergantian sel. Manfaatnya dapat meratakan dan menghaluskan kulit serta membantu mengurangi munculnya bintik-bintik matahari, garis-garis halus, dan kerutan,” kata ahli kulit di New York, Amerika Serikat Dr. Shereene Idriss, seperti dilansir dari Harper’s Bazaar melalui Tempo. Lantaran bekerja untuk mempercepat pergantian sel, retinol kerap digunakan dalam pengobatan jerawat serta mencegah beberapa kasus kanker kulit.

Retinol atau krim retinoid biasanya disarankan digunakan pada malam hari. Banyak retinol diformulasikan dengan bahan hidrasi untuk meminimalisir potensi kekeringan dan iritasi. Akan tetapi, efek samping itu mungkin saja terjadi, terutama pada orang yang baru menggunakan bahan tersebut.

“Saya biasanya merekomendasikan menggunakan sebesar kacang polong untuk seluruh wajah, setiap malam,” kata ahli kulit lainnya, Dr. Joshua Zeichner. Lalu, ikuti dengan pelembab untuk mencegah kulit menjadi kering.

Selama dua hingga empat minggu pemakaian pertama, retinol dapat memicu kulit kering, terbakar, menyengat, atau terkelupas. Selain itu, retinol sebaiknya tidak digunakan oleh ibu yang sedang hamil atau menyusui, karena bisa melintasi penghalang plasenta dan berpotensi menyebabkan bayi cacat lahir.

Loading...