Sangat Populer di Zamannya, Harga Korek Api Kayu 1 Kotak Dijual Murah Meriah

Korek Api Kayu - www.tribunnewswiki.comKorek Api Kayu - www.tribunnewswiki.com

Sebelum adanya korek dari pemantik roda atau elektrik, dulunya banyak orang yang menggunakan korek api kayu. Dibanding menggesekkan dua batu atau kayu secara , memanfaatkan korek api kayu jauh lebih praktis di zamannya. Korek api kayu sampai saat ini masih di secara ecer per 1 maupun per pack isi beberapa dengan sangat terjangkau.

Sebagai contoh, harga korek api kayu merk Dolar per box isi 10 pak dijual Rp30.500, kemudian korek api kayu batang Cap Selam 1 pack isi 10 kotak harganya Rp8.000, korek api kayu merek Kangaroo isi 100 kotak kecil Rp35.000, korek api kayu Cap Panca Datu Bali isi 100 kotak kecil Rp60.000, sedangkan harga eceran per 1 kotak kecil hanya sekitar Rp750. Sangat murah bukan?

Korek api kayu jadul sampai sekarang masih mudah ditemukan di toko-toko kelontong terdekat. Sedangkan di sebagian besar menjual korek api yang sudah lebih modern seperti korek dengan pemantik roda atau pemantik elektrik.

Meskipun pada umumnya korek api kayu dijual dengan harga yang terjangkau, rupanya barang satu ini bisa memiliki harga jual yang kelewat tinggi jika disulap menjadi merchandise K-Pop. Beberapa waktu lalu netizen dibuat heboh dengan kemunculan lilin aroma dan korek api kayu yang diproduksi oleh SM Town and Store sebagai merchandise resmi untuk merayakan 8 tahun debut grup idol Korea Selatan, EXO.

Paket lilin dan korek api kayu dengan kemasan bernuansa putih tersebut terdiri dari berbagai macam aroma, seperti mawar, melati, dan amber wood. Yang lebih mencengangkan, paket merchandise tersebut dijual dengan harga mencapai Rp3 jutaan.

Kemunculan paket lilin dan korek api kayu EXO dengan harga fantastis itu tentu saja tak luput dari komentar netizen Indonesia. “Itu korek kalau di sini cuma 500 rupiah, tolong,” kata salah satu netizen. “Semoga enggak dijual terpisah per batang korek,” sahut lainnya. “Aku pengen ngakak tapi lebih ke pengen nangis,” komentar netizen.

Loading...