Jenis Beragam, Harga Kompor Martabak Mulai Ratusan Ribu Rupiah

Jenis Kompor Martabak - www.martabakyasmine.comJenis Kompor Martabak - www.martabakyasmine.com

martabak telor (asin) atau martabak manis (terang bulan) tampaknya tidak pernah surut. Persaingan di bidang ini memang cukup ketat, terlebih karena dari waktu ke waktu terus bermunculan martabak yang makin dan menarik. Untuk memulai bisnis martabak, selain adonan dan bahan-bahan utamanya, perlengkapan pendukung seperti martabak juga sangat diperlukan. Seperti diketahui, untuk membuat martabak yang enak dan sempurna dibutuhkan dengan yang stabil dan merata. Di pasaran ada beragam model martabak dengan harga pula.

Sebagai , kompor untuk martabak manis Solid dengan 2 kran manual harga Rp325 ribu. Lalu ada pula kompor martabak manis 2 tungku dengan harga Rp1,35 juta, hingga kompor gas martabak manis 3 tungku custom yang seharga Rp2,85 juta. Para pemilik bisnis martabak dapat memilih sendiri kompor seperti apa yang paling sesuai dengan budget dan kebutuhan.

Menurut Sonny Arca Adryanto, pendiri Martabak Pizza Orins, martabak memiliki segmen di segala usia serta nyaman dinikmati di segala musim. “Ini yang membuat prospek bisnisnya menjanjikan,” kata Sonny, seperti dilansir Kontan.

Sementara itu, pemilik franchise Martabak Spektakuler, John Dean menambahkan bahwa bisnis martabak pun relatif cukup cepat balik modal. Keuntungan berjualan martabak bisa mencapai 40% dari omzet. Bahkan menurut John, salah satu mitranya ada yang sudah balik modal hanya dalam kurun waktu 6 bulan.

Setidaknya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat hendak terjun ke bisnis martabak, antara lain menentukan segmentasi konsumen. Hal ini akan memengaruhi pemilihan “kelas” bahan baku, apakah premium atau ekonomis. Yang kedua adalah mencari keunikan atau keunggulan produk, entah itu dari segi tampilan atau rasa kue yang spesial. Serta yang tak kalah penting adalah memiliki karyawan yang ahli.

Walaupun terkesan mudah, memanggang dan menggoreng martabak itu tidak mudah. John mengatakan, sang koki harus memahami tingkat kepanasan loyang yang pas untuk mulai memanggang atau mengangkat adonan supaya menghasilkan tekstur yang lembut.

Loading...