Harga Kamar Terjangkau, Ibis Trans Studio Bandung Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

Hotel Ibis Trans Studio Bandung (sumber: all.accor.com)Hotel Ibis Trans Studio Bandung (sumber: all.accor.com)

Ibis Bandung Trans Studio termasuk salah satu berbintang favorit para wisatawan yang sedang berkunjung ke Bandung, Jawa Barat. Selain karena menawarkan -kamar yang nyaman dengan relatif terjangkau, Ibis Bandung juga sangat strategis. ini hanya berjarak 271 meter dari pusat atraksi Trans Studio Bandung dan 1,16 km dari Stasiun Kiaracondong.

Hotel Ibis Bandung Trans Studio menawarkan kamar Standard dengan rate atau mulai Rp296 ribuan per malam, kemudian ada juga Family Room dengan sewa mulai Rp696 ribuan per malam. Tak hanya menyediakan kamar-kamar yang bersih dan nyaman, di Ibis Bandung Trans Studio juga dilengkapi berbagai atau sarana seperti akses internet gratis, ballroom besar yang berkapasitas hingga 1.200 orang, restoran, area parkir luas, resepsionis 24 jam, AC, kamar mandi dalam, porter, laundry, lift, TV kabel, bar, kamar dengan pintu penghubung, dan masih banyak lagi.

Di tengah kondisi pandemi (Covid-19) seperti sekarang, yang terletak di Jalan Gatot Subroto nomor 289, Batununggal, Kota Bandung ini juga berupaya untuk menerapkan protokol kesehatan ketat. Ketika akan memasuki hotel, tiap kendaraan disemprot dengan disinfektan. Di pintu masuk pun tiap tamu diperiksa suhu badannya dan mengisi surat yang menyatakan sedang berada dalam kondisi sehat.

Tiap kamar yang sudah digunakan oleh tamu baru bisa disewakan kembali keesokan harinya, lantaran harus dibersihkan dengan 2 lapis prosedur. Prosedur pertama menggunakan disinfektan, kemudian dilakukan ozonasi menggunakan ozonizer. “Ozonizer merubah dari O2 menjadi O3 yang akan mengurangi virus dan bakteri. Kamar tidak akan bau tamu yang sebelumnya, itu akan menetralisir semuanya,” ungkap Executive House Keeper Hotel Ibis Bandung Trans Studio, Hari Widodo, seperti dikutip dari Detik.

Kemudian di area restoran, tiap tamu dilayani karyawan yang sudah menggunakan masker, face shield, dan sarung tangan. Di samping itu, antara karyawan dengan tamu juga diberi pembatas mika supaya meminimalisir kontak fisik. Setiap meja dan kursi pun diberi tanda jaga jarak. “Dengan sistem yang ketat dan semua ada guideline-nya, jadi jangan khawatir untuk menginap di hotel lagi,” tandas Hari.

Loading...