Harga Ethereum Merangkak Naik ke Posisi $ 258,60

ethereum

Setelah terpuruk hingga berhari-hari, akhirnya berhasil bangkit. Berdasarkan data CoinDesk Index, saat ini naik 2,50% ke level 258,60 atau sekitar Rp 3,4 jutaan setelah dibuka pada posisi 252,28 atau Rp 3,3 jutaan. Sepanjang hari ini, Minggu (6/8) Ether berada pada posisi tertinggi di 258,60 dan posisi terendah di angka 228,71 dengan pangsa pasar sebesar 24,26 miliar.

Belum lama ini muncul sebuah bernama Dether yang digadang-gadang sebagai jaringan Ether peer-to-peer pertama di dunia yang memudahkan siapa saja untuk membeli Ethereum menggunakan uang tunai dan membelanjakannya di toko-toko fisik terdekat. Tak seperti program sejenis, Dether hanya memerlukan dengan akses .

Dether berusaha untuk mengubah sistem adopsi massal Ethereum agar dapat berperan sebagai jembatan peer-to-peer antara mata uang fiat dan cryptocurrency Ethereum. Dengan adanya Dether, pengguna yang tertarik untuk membeli ethereum dapat menemukan penjual ether terdekat dengan melihatnya melalui peta Dether yang merupakan sistem lokasi built-in pada aplikasi tersebut.

Selain itu, pengguna juga bisa melihat tarif dan biaya ether atau fiat yang ditawarkan oleh penjual dan mengobrol lewat chat secara anonim dengan fitur pesan peer-to-peer terenkripsi dalam negosiasi kondisi perdagangan dan pertukaran mata uang virtual. “Misi kami adalah mematahkan hambatan untuk mendorong adopsi massal Ethereum,” ujar Hamid Benyahia, Co-Founder Dether, seperti dilansir The Merkle.

“Sejak awal, kami membayangkan dan membangun Dether sebagai solusi terdesentralisasi sepenuhnya,” ungkap Mehdi Amari, Co-Founder Dether. “Kami sangat percaya bahwa memiliki solusi yang dapat dipercaya adalah kunci kesuksesan Dether. Pengguna harus bisa bertukar dan berdagang satu sama lain dengan kepercayaan, meski belum saling mengenal terlebih dahulu. Dengan kata lain, kami telah memutuskan untuk menyelaraskan strategi kami dengan prinsip inti blockchain, di mana kekuatan penggunanya menentukan keberhasilannya,” sambungnya.

Di sisi lain, pada tanggal (5/8) kemarin melonjak drastis dalam kurun waktu 24 jam dan mencatat rekor tertinggi baru di angka USD 3.212 per 1 BTC, yakni sekitar Rp 42,7 jutaan berkat optimisme terkait aktivasi solusi pembagian skala Segregated Witness (SegWit). Namun pasca melambung, harga terkoreksi ke USD 1.900 dan bertahan stabil di posisi USD 2.500 di tengah ketidakpastian seputar SegWit.