Dibutuhkan untuk Menampung Air, Harga Drum Plastik 100 Liter Dijual Ratusan Ribu Rupiah

Drum air plastik (sumber: Bukalapak)Drum air plastik (sumber: Bukalapak)

Drum atau ember menjadi perkakas rumah tangga yang banyak dibutuhkan sebagai tempat penampung air, terutama bagi masyarakat yang tinggal di kawasan yang sulit air atau di kala musim kemarau. Drum yang beredar di pun ukurannya ada beragam, mulai dari yang kecil, sedang, atau besar. Namun untuk drum berukuran besar seperti 100 biasanya bukan hanya digunakan untuk penampungan air, tetapi juga kerap dipakai sebagai tong sampah, atau bahkan menampung berbagai material lainnya. drum 100 liter pun beragam, tergantung dari merek dan kualitas barang.

Di beberapa situs jual beli online, harga drum plastik 100 L kisaran ratusan ribu . Misalnya untuk Green Leaf Water Barrel (tong) dengan cover 510 100L harganya dibanderol Rp231 ribu. Ada juga yang menjual drum plastik 100 liter dengan harga yang lebih murah, antara Rp135 ribu hingga Rp210 ribu.

Di Lampung Selatan sana bisnis penjualan alat penampung air saat musim kemarau kabarnya cukup menguntungkan. Menurut salah satu penjual alat penampung air bernama Abukori, permintaan alat penampungan air seperti tandon air, jeriken, ember, drum, atau blong pun cukup tinggi. Abukori menuturkan, permintaan mengalami kenaikan sejak awal Juni 2019 lalu serta rata-rata pembelinya berasal dari perbukitan atau pesisir pantai yang kesulitan air bersih.

“Usaha jual beli alat penampungan air sudah puluhan tahun saya tekuni karena wilayah Bakauheni yang berada di perbukitan sebagian pesisir kerap dilanda kekurangan air, warga sangat butuh alat penampungan air dengan berbagai jenis dan ukuran,” ucap Abukori, seperti dilansir Cendananews.

Ia menambahkan, walaupun permintaan alat penampung air meningkat ketika musim kemarau beberapa waktu lalu, harga alat penampung air di tokonya tidak naik. Ia menjual alat penampung air seperti ember mulai harga Rp7.000, jeriken mulai harga Rp100 ribu, drum plastik atau blong mulai harga Rp220 ribu, dan tandon air berkapasitas 1.500 liter dengan harga Rp1 juta. “Saat musim penghujan sebagian warga masih bisa mengandalkan sumur dan tandon air, namun saat air sumur kering kebutuhan air diperoleh dengan membeli atau menunggu bantuan,” tandasnya.

Loading...