Kerap Tebar Promo, Harga Dada Ayam Fillet di Superindo Rp15 Ribuan

Dada Ayam Fillet - sajiansedap.grid.idDada Ayam Fillet - sajiansedap.grid.id

Superindo termasuk ritel modern yang kerap menawarkan -promo diskon atau potongan harga untuk berbagai macam yang dijajakan. Tak hanya -produk siap atau sehari-hari saja, di Superindo pun menjual bahan-bahan mentah yang biasa dibutuhkan untuk memasak seperti daging ayam, sapi, , dan lain sebagainya. Adapun untuk dada ayam fillet di Superindo dengan harga yang cukup terjangkau, yakni Rp15.800 per pack (berat 250 gram).

Sementara itu, untuk ayam broiler segar saat ini sedang promo dibanderol dengan Rp3.290 per 100 gram dan daging sapi giling harganya saat ini hanya Rp9.990 per 100 gr. Promo diskon Superindo ini bisa mengalami perubahan sewaktu-waktu tergantung dari penawaran pihak Superindo.

Tak hanya sekadar mencari keuntungan penjualan, Superindo pun dikenal sebagai salah satu toko ritel yang menerapkan kebijakan kantong plastik berbayar di seluruh jaringannya yang ada di . Kebijakan ini dilakukan untuk menekan penggunaan kantong plastik supaya masyarakat beralih menggunakan tas belanja yang lebih ramah lingkungan.

Program kantong plastik tidak gratis (KPTG) tersebut rupanya sudah diterapkan oleh Superindo dari tahun 2015 lalu dan secara konsisten masih berlaku hingga saat ini. Menurut Head of Corporate Affairs dan Sustainability Superindo Yuvlinda Susanta, Superindo telah memulai pemberlakuan program KPTG dengan nominal kantong plastik berbayar Rp200. “Jadi Superindo sudah tidak ada gerai toko yang memberikan plastik gratis sejak 2015,” ungkap Yuvlinda, seperti dilansir Bisnis.

Pihak Superindo sendiri menerapkan program KPTG dimulai dengan melakukan sosialisasi di setiap ritel yang ada di daerah. Walaupun sempat mengalami hambatan dan menerima penolakan dari para konsumen, pemberlakuan KPTG tersebut saat ini sudah berjalan mulus dan tak lagi terhambat.

Bahkan Yuvlinda mengklaim jika pihak Superindo berhasil menekan penggunaan kantong plastik untuk para pembelinya. “Penerapan KPTG drastis sekali turunnya penggunaan plastik yang tadinya 2 kantong plastik/transaksi kini hanya, sekitar 0,7 kantong plastik/transaksi. Meski membayar Rp200 per lembar tapi mereka (konsumen) enggan membayar,” jelas Yuvlinda.

Loading...