Harga Cukup Mahal, Fuel Distributor Jadi ‘Nyawa’ Mercy 300E (W124)

Mercy 300E - www.topgir.com

Mercedes Benz 300E (W124) keluaran tahun 1989 bisa dikatakan salah satu sedan yang ‘Mercy’ banget sekaligus bandel. Namun, kendaraan tersebut sering mendapatkan masalah pada bagian fuel distributor. Nah, jika pompa bakar tersebut bermasalah dan sudah tidak bisa diservis, maka sebaiknya Anda segera menggantinya, yang saat ini dengan harga cukup mahal jika komponen itu diganti secara utuh.

“Mercy 300E (W124) ini paling sering bermasalah pada fuel distributor, dengan gejala sering ‘mbrebet’,” ujar Heri dari Bintang Serpong Motor, bengkel spesialis Mercy di kawasan BSD Autoparts. “Celakanya, kalau mau ganti yang baru, harganya lumayan mahal. Untungnya, komponen ini masih bisa diservis jika kerusakan tidak parah, dengan biaya sekitar Rp1,5 jutaan.”

Fuel distributor memang bisa dikatakan sebagai salah satu ‘nyawa’ dari mobil Mercedes Benz 300E (W124). Sesuai namanya, komponen ini memiliki mendistribusikan bahan bakar dan mengatur tekanan (injector) ke masing-masing silinder. Jika alat ini tidak berfungsi dengan baik, maka bisa mengakibatkan mesin kendaraan tidak ‘halus’ (goyang) karena pembakaran dan kinerja pada masing-masing silinder tidak seimbang, selain mobil akan menjadi sangat boros bahan bakar.

Di pasaran, produk asli fuel distributor untuk Mercedes Benz 300E (W124) memang dijual dengan harga yang cukup mahal. Namun, ada banyak yang menawarkan fuel distributor untuk Mercedes Benz 300E (W124) dari Bosch sebagai serep atau persediaan. Di jual beli eBay, produk ini dijual dengan harga mulai 50 dolar AS hingga 200 dolar AS (Rp675 ribuan sampai Rp2,7 jutaan). Sementara, di forum jual beli lokal, fuel distributor Mercy W124 Bosch ditawarkan dengan harga Rp1,2 jutaan sampai Rp1,45 jutaan.

“Selain fuel distributor, bagian suspensi juga harus diperhatikan oleh para pemilik kendaraan ini,” lanjut Heri. “Umumnya, bushing arm depan ketika sudah ‘kena’, akan keluar ‘bunyi-bunyi’ ketika kendaraan melewati jalanan yang jelek. Selebihnya, perhatikan rutin saja karena kondisi usia pakai mobil.”

Loading...