Harga Cabe Hari Ini di Jawa Timur Sedikit Naik dari Kemarin

Cabe Rawit - yonderhillfarm.caCabe Rawit - yonderhillfarm.ca

Cabai termasuk yang harganya di berbagai , termasuk di . Harga cabe rawit hari ini, Rabu, 30 September 2020 di berada di kisaran Rp16.539 per 1 kilogram, naik 4,4% dari kemarin, Selasa (29/9) di angka Rp15.842 per kg. Sedangkan untuk cabe biasa di Jatim harganya saat ini Rp23.464 per kg, dan cabe keriting berada di harga Rp21.787 per kilo.

Pada minggu terakhir bulan September 2020 ini harga cabe di berbagai rakyat Jawa Timur, khususnya di Surabaya fluktuatif naik turun. Cabe rawit cenderung turun, tetapi untuk cabe merah besar dan cabe merah keriting tetap stabil dengan harga rata-rata di atas Rp20.000/kg.

“Memasuki pancaroba tanaman cabe cukup bagus, panen melimpah tetapi belum dibarengi dengan harga yang baik. Karena hasil panen melimpah khususnya cabe rawit berdampak harga cabe cenderung turun baik pasar di Jatim maupun di Jakarta,” ujar Ketua Paguyuban Cabe Indonesia Jawa Timur, Suyono, seperti dilansir Kominfo Jatim.

Suyono menambahkan, kini persediaan cabe di pasar atau beberapa daerah sentra dan distributor cabe di Jawa Timur masih cukup tersedia. Sedangkan untuk harga cabe merah keriting dan cabe merah biasa masih stabil. Namun untuk cabe rawit di sentra cabe di Pare, Kediri cenderung turun lantaran pasokan yang berasal dari petani jumlahnya cukup banyak.

Harga cabe, baik di pasar grosir dan pasar Surabaya sekitarnya terpantau fluktuatif atau belum stabil karena setiap hari terus mengalami perubahan. Para petani dan distributor berharap supaya harga cabe stabil supaya tidak ada yang dirugikan. “Belum stabilnya harga cabe di sentra cabe Kediri karena saat ini memasuki panen raya sehingga stoknya berlebihan sementara pasar tetap,” ungkap Suyono.

Sementara itu, menurut Tutik Purwaningsih, Kepala Dinas Kabupaten Kediri permintaan cabe di masa pandemi -19 ini memang turun drastis hingga 50-60%. “Pada Hari Raya Idul Adha kemarin harganya masih berkisar Rp18-20 ribu per kilogram. Tetapi setelahnya, terus mengalami penurunan. Kondisi itu diperparah dengan adanya wabah . Permintaan ikut menurun, sementara produktivitas cabai banyak,” ungkapnya.

Loading...