Harga Cabai Merah di Jawa Timur Makin Pedas, Hari Ini Tembus Rp88 Ribu/Kg

cabai-merah

SURABAYA – cabai di sejumlah daerah di saat ini memang mengalami kenaikan yang gila-gilaan, tak terkecuali di Provinsi Jawa Timur. Di provinsi paling ujung Pulau Jawa tersebut, harga cabai yang melambung diakibatkan sehingga cabai menurun hingga 60 persen.

Untuk cabai, harga cabai merah melambung paling tinggi dibandingkan cabai keriting atau cabai biasa. Menurut data Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (SISKAPERBAPO) Dinas Perindustrian dan Provinsi Jawa Timur, harga cabai merah pada Rabu (11/1) ini mencapai Rp88 ribu per kilogram. Sementara, harga cabai keriting saat ini Rp42 ribu per kilogram dan harga cabai biasa Rp28 ribu per kilogram.

“Penyebab harga cabai melonjak tinggi karena faktor cuaca yang mengakibatkan produksi menurun hingga 60 persen,” jelas Kepala Disperindag Jawa Timur, M. Ardi Prasetyawan. “Padahal, demand atau kebutuhan orang untuk mengonsumsi cabai tidak berubah.”

Untuk menstabilkan harga cabai, Disperindag Jawa Timur pun menggandeng Bulog dan Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) dengan menyebar 100 kilogram cabai rawit per hari per titik mulai 8 Januari 2017 lalu. “Kami hanya menyediakan cabai rawit dan beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga. Ini program stabilisasi, bukan operasi pasar,” sambung Ardi.

Harga stabilisasi yang dijual sebesar Rp75 ribu per kilogram untuk cabai rawit merah, sedangkan cabai rawit hijau dijual sebesar Rp37 ribu per kilogram. Diharapkan, dengan program ini, harga cabai bisa turun ke angka normal pada akhir Januari atau awal Februari mendatang di kisaran Rp30 ribu hingga Rp35 ribu per kilogram.

Loading...