Katalog Beragam, Harga Blangko Undangan Era Baru Ramah di Kantong

Blanko undanganBlanko undangan - www.tokopedia.com

Dalam mengadakan sebuah pernikahan, termasuk sebuah aspek yang cukup penting. Di tengah zaman yang sudah serba ini, banyak mempelai yang mulai bergeser memanfaatkan undangan dalam bentuk karena tak mau menghabiskan biaya berlebih hanya untuk mencetak undangan fisik. Padahal saat ini juga sudah banyak yang mencetak blangko undangan berskala besar dengan murah seperti Era (Erba).

Blangko undangan pernikahan Era Baru biasanya dicetak ratusan hingga ribuan lembar dan memiliki katalog yang sangat variatif menyesuaikan selera pasar saat ini. Di pasaran harga blangko undangan Era Baru dibanderol cukup murah, berkisar mulai Rp750 hingga Rp19.500 per lembar, tergantung dari dan undangan. Biasanya untuk blangko undangan berbentuk lembaran lebih murah dibandingkan undangan dengan jenis kertas hardcover dan semacamnya.

Menurut Managing Director Parakrama Organizer Tommy Yoewono, transformasi utuh undangan pernikahan cetak ke digital sudah mulai terjadi. Hal itu dapat dilihat dari fenomena yang ada saat ini, bahwa sudah cukup banyak calon pengantin yang membuat undangan versi digital kemudian menyebarkannya secara online lewat atau bahkan aplikasi pesan instan (messenger).

“Zaman sudah makin berubah. Teknologi sudah digital dan semakin canggih, jadi undangan juga sepertinya ada transformasi dari printing ke online,” kata Tommy di Jakarta, seperti dilansir Wartaekonomi.

Walau demikian, Tommy masih belum dapat memprediksi kapan transformasi undangan printing ke digital ini akan dilakukan secara utuh. Tetapi, ia meyakini jika transformasi ini sudah dan terus terjadi secara perlahan namun pasti. “Ya pelan-pelan sih saya yakin akan terjadi peralihan dari printing ke online, seperti halnya koran yang jadi paperless,” paparnya.

Tommy menambahkan, pergeseran dari tren undangan pernikahan printing ke digital saat ini dilakukan bukan tanpa alasan. Pasalnya, selama ini cukup banyak kasus di mana undangan pernikahan printing belum tersampaikan ke sang penerima sampai hari H pernikahan. Hal itu bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari susah mencari gedung yang cocok sehingga berpengaruh terhadap lambatnya proses cetak undangan dan sebagainya.

“Dalam perjalanan menyiapkan resepsi pernikahan tentu ada kendala, misal yang paling umum belum ada gedung pernikahan. Nah itu kan berpengaruh pada undangan, alhasil cetak undangan jadi telat dan undangan printing tidak sampai tepat waktu,” ungkapnya.

Loading...