Harga Barang Elektronik Melonjak Karena Kenaikan Kurs Dolar AS

SURABAYA – Menguatnya nilai (USD) terhadap membuat harga barang-barang elektronik melonjak. Bahkan, kenaikannya dalam sepekan terakhir dinilai tidak wajar karena terlalu tinggi.

Direktur Meidian Elektronik Edhi Cahyadi Prayogo mengatakan bahwa kenaikan harga barang elektronik terjadi sejak pekan lalu. Hal itu merupakan imbas dari makin melambungnya nilai kurs dolar terhadap , termasuk rupiah.

“Kali ini kenaikannya tidak normal. Biasanya naik sekitar 2-3 persen saja. Tapi, sejak minggu lalu, harga langsung naik 5-7 persen,” kata Edhi di Surabaya kemarin (19/12). Dia mengungkapkan bahwa kenaikan harga barang elektronik diperkirakan berlanjut sampai awal tahun depan. Sebab, posisi dolar AS sedang sangat kuat. Hal tersebut merupakan imbas dari membaiknya , sementara produk maupun komponen elektronik sejauh ini masih didominasi impor sehingga imbasnya sangat terasa.

“Kami kira, sampai awal tahun depan, harga akan naik lagi bergantung pada posisi dolarnya. Kalau sekarang, memang trennya terus naik,” tambahnya. Meski begitu, Edhi tetap yakin bahwa pasar elektronik tetap akan baik. Terutama menjelang tutup tahun hingga awal Januari nanti. Selain daya beli masyarakat yang , semakin banyak yang memerlukan barang elektronik. Baik televisi, kulkas, AC, maupun mesin cuci.

“Sekarang elektronik sudah jadi lifestyle terutama kulkas dan TV. Kalau ada desain terbaru yang lagi ngetren, biasanya banyak yang ganti baru juga,” kata pria yang juga menjadi distributor Polytron wilayah Indonesia Timur tersebut.

kurs-yuandollarSementara itu, Pudji Horixon selaku direktur UFO Elektronik menjelaskan bahwa kenaikan harga memang tidak bisa dihindari. Meski begitu, kebutuhan elektronik terus tumbuh dan tak bisa dihindari. Selain terimbas tumbuhnya pasar , baik perumahan maupun apartemen, sekarang cara pembayarannya banyak dimudahkan.

“Sekarang hampir semua bank menyediakan kredit elektronik. Orang lebih suka beli pakai kartu kredit maupun leasing karena terasa lebih ringan. Ini yang membuat pasar elektronik masih terus tumbuh,” katanya. (fix/c1/jay/jpnn)

Loading...