Pilihan Merek Beragam, Ini Harga Ban Tubles Honda Vario 110

Ban Tubles Honda Vario - www.wahanahonda.comBan Tubles Honda Vario - www.wahanahonda.com

Vario merupakan salah satu matic andalan Honda yang sampai saat ini masih beredar di Indonesia dan disukai oleh masyarakat. Skutik dengan menarik ini dengan harga relatif terjangkau, mulai Rp17,8 jutaan hingga Rp18,6 jutaan. Motor 110 cc ini mengusung spesifikasi yang sudah cukup mumpuni di kelasnya, termasuk sudah dibekali dengan ban tubeless (tubles) oleh pihak pabrikan.

Mesti dikenal lebih awet dan tidak mudah kempes saat terkena paku di jalanan, ban tubeless tetap saja ada masa pakainya. Jika permukaan ban tubeless Honda Vario 110 sudah mulai samar motif tapaknya dan terasa licin ketika diajak melintas di jalanan, maka itu sudah tandanya ban tubles diganti. Indikator untuk ganti ban sebenarnya terlihat secara kasat mata di ban, yang biasanya ditunjukkan dengan anak panah berwarna putih pada beberapa merek.

Harga ban tubles Vario 110 sendiri sangat variatif, tergantung merk yang dipilih. Setidaknya ada beberapa merek ban tubless untuk Honda Vario 110. Misalnya Corsa Ecomax H01 ukuran 80/90-14 tubeless seharga Rp137 untuk ban depan dan Corsa Ecomax H01 90/90-14 untuk ban belakang yang dijual seharga Rp165 ribu di Planet Ban.

Kemudian ada merek Michelin Pilot MotoGP R-14 Matic tubeless seharga mulai Rp341 ribu, Pirelli Diablo Rosso Scooter Tubeless Rp630 ribu, Aspira Premio Stretto mulai Rp209 ribu, Presa Planeto Tubeless Rp142 ribu, IRC SS 530 F seharga Rp141 ribu, dan masih banyak lagi.

Walaupun banyak diminati oleh pengemudi , rupanya tak semua pelek motor dapat dipasangi ban tubeless. Dodi Yanto selaku New Production Development PT Gajah Tunggal Mandiri ban IRC di Indonesia mengungkapkan, velg motor yang dapat dipasang ban tubeless biasanya memiliki kode MT.

Misalnya jika ada kode 14M/CxMT1.85 menandakan bahwa pelek tersebut berukuran 14 inci, lebar 1,85 inci, MT dapat menggunakan ban tubeless dan M/C atau motorcycle. Bahkan ada juga pelek yang secara khusus menuliskan keterangan for tubeless. Setidaknya ada hal khusus yang membedakan pelek yang bisa dipasangi ban tubeless atau tidak.

Pada area bibir bead pelek tubeless ada tonjolan yang kerap disebut double flat hump. Bagian itu berfungsi mengunci bibir ban di pelek supaya tekanan angin tidak mudah keluar. “Kalau sedang diisi angin juga ketahuan. Kalau di pelek tubeless, saat tekanan angin ban mulai kencang akan muncul bunyi ‘klok’. Suara itu menandakan ban sudah terkunci aman dan angin tidak akan keluar. Kalau pelek biasa atau bukan untuk ban tubeless, bunyi itu tidak akan muncul,” tutupnya.

Loading...